Dont Worry

6.6K 364 28
                                        


JESSICA'S POV


"Belum tidur juga?"tanya Calum.

Aku menggeleng,"Aku tak bisa tidur,"jawabku. Calum tersenyum miring, lalu ikut berbaring disampingku sambil menyenderkan kepalanya diatas kedua lengannya.

"Jess, aku ingin mengatakan sesuatu,"ucapnya tiba-tiba, aku menoleh."Katakan saja,"

"Aku akan pergi tour,"

Aku terdiam, entah apa aku merasa tak nyaman dengan itu."Mulai kapan?"tanyaku.

"Kami akan berangkat besok,"

"Kenapa kau baru bilang??"tanya ku tiba-tiba kesal. Calum menynetuh tanganku dengan tatapan merasa bersalah,"Aku tau ini salah, tapi aku tak ingin membuatmu memikirkannya,"ujarnya.

"Maafkan aku,"

"Sudahlah, aku tak apa-apa,"ucap ku pelan. Aku membuang wajahku kelain arah, sekarang aku merasa sedih dan kesal. Calum akan pergi.

"Tapi kau bisa ikut denganku, Jess.."ujar Calum. Aku menoleh, lalu menggeleng,"Itu akan merepotimu, kau liat kan aku sedang mengandung?"kataku.

"Justru itu aku sulit meninggalkanmu,"

"Im fine, Cal. Percayalah,"

"Tapi aku pergi terlalu lama Jess, aku pergi selama 8 bulan! aku tak bisa meninggalkanmu selama itu!"ujarnya.

Aku menelan ludahku. 8 bulan? itu sangatlah lama. Kemungkina Calum tidak bersamaku saat bayi ini lahir. Aku tak bisa ikut begitu saja denganny, aku tau ini terdengar bodoh namun aku masih tak bisa menyesuaikan diriku dengan dunia Calum terlebih lagi pada para fansnya.

"Aku tak apa-apa, Cal. Sungguh, aku tak mempermasalahkan itu,"ucapku, sambil tersenyum lirih. Calum menatapku lemah, matanya terus menuntutku untuk mengatakan 'iya'.

"Aku mohon ikutlah denganku, Jess. Aku tak hanya meninggalkanmu tapi meninggalkan anak kita, itu membebaniku,"ucapnya.

"Calum, kau mencintaiku bukan?"tanyaku. Calum mengangguk.

"Nah, maka dari itu turuti perkataanku.Kau tak mau kan anak kita akan nakalsepertimu?"kata lalu tersenyum padanya. Calum mengerutkan keningnya aneh, kemudian mendengus,"Kurasa anak kita akan keras kepala sepertimu,"ujarnya.

"Seperti kau tidak saja-_-"

"Ya ya, terserah kau saja ibu hamil,"ujarnya lalu memutar bola matanya."Aku tanya sekali lagi, kau benar-benar tak apa kan?"ujarnya, dengan raut wajah yang amat serius.

"Ya, aku sangat tak apa. Dan lagi kau akan pulang dan aku akan menunggumu,"

"Oh babe, kau membuatku patah hati saja,"ia memelukku dan mencium kepalaku. Aku terkekeh.

.......................

CALUM'S POV

Aku membuka mataku saat mendengar suara aneh seperti isakan tangis? ya semacam itu namun terdengar kecil dan teredam. Aku menyadari suara itu dari arah belakangku, sontak aku berbalik dan menemukan sosok perempuan yang juga tengah meringkuk memeluk guling.

"Jess?"aku menepuk pelan pundaknya, namun ia tak menyahut ataupun berbalik. Aku pun merubah posisiku menjadi duduk, dan melongokan kepalaku ke arahnya.

"Hei, kenapa kau menangis?"aku terkejut saat melihat Jessica tengah menangis dengan air matanya yang berucucran deras.

Aku membalikan tubuhnya, dan kuangkat dagunya agar dapat menatap wajahku."Ada apa? kau kenapa?"tanya ku khawatir.

Marriage With Calum Hood [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang