10. Hal yang Disembunyikan

77 7 0
                                        


Ciuman pertama Angga..
Diambil oleh gadis itu..
Dan yang lebih buruk dari itu..

Angga memiliki perasaan pada gadis itu..

Entah kenapa kalimat itu membuat hatiku benar benar tersayat.
Kakiku bergetar.. Aku ingin pergi.
Aku ingin melupakan semua..
Apa yang sebenarnya dilakukan dunia padaku?
Apa yang ingin diberikan takdir padaku?
Permainan apa yang menungguku di akhir hidupku?
Setelah bertemu Angga.. Apa yang aku saksikan ini?

Setelah semua.. aku yang tiba tiba dibawa kerumah Angga, diumumkan sebagai calon istri Angga dan berakhir disini.
Menatap Angga menahan perasaan pada gadis lain..

Sakit..
Kecewa..
Menderita..
Hanya itu kata yang bisa menggambarkan perasaanku sekarang. Tak ada kata kata yang mampu kuucapkan sekarang, hanya air mata yang menggantikan semua kata kata itu.

(My P.O.V. ~~> Author P.O.V)

Setetes air mata mengalir membasahi pipi Anggi. Ini air mata pertama semenjak Anggi bertemu dengan Angga.
Orang yang menghapus air mata Anggi selama ini..
Kini orang itu yang menjadi penyebab Anggi menitihkan air matanya kembali.
Anggi hanya bisa terdiam melihat Angga masih terpaku tanpa melepas pelukan gadis itu seperti sebelumnya.

Benar, melihat gadis itu menangis dalam pelukan Angga benar benar membuat luka Angga yang semula sudah mengering kini kembali terbuka lebar. Kembali basah. Kembali sakit seperti pertama kali ditorehkan.
Butuh waktu lama untuk menyembuhkan luka dalam hati Angga. Hanya Anggi yang bisa melakukan itu. Tapi kini, dalam seper sekian detik luka itu dibuka lagi. Membuang percuma semua usaha Angga untuk menyembuhkannya. Usaha bertahun-tahun untuk menghilangkan bekas luka itu.. Kini sia sia..
Semua upaya yang dilakukan Angga
Menguap hilang oleh satu kecupan..
Semua harapan yang dimimpikan Anggi bersama Angga..
Hilang bagai terhembus angin..

Kini, luka itu terbuka lagi. Menorehkan luka baru bukan hanya pada Angga. Tetapi juga pada Anggi.

Satu sayatan yang menusukan luka dalam bagi dua individu. Bagaimana Anggi bisa bertahan lagi? Orang yang ia cintai selama ini terlihat mencintai orang lain..
Sakit yang menusuk nyeri dalam hatinya lebih buruk daripada semua sakit yang selama ini ia derita.

Anggi baru menyadarinya.. Baru menyadari perasaan yang tumbuh dalam hatinya. Setelah Angga dicium gadis lain dan menyakiti Anggi. Baru sekarang Anggi sadar.. Bahwa ia telah terlanjur mencintai Angga

Terkadang, manusia menyadari sesuatu yang berharga saat dia kehilangan atau dikecewakan.. Saat semuanya bisa dibilang 'terlambat'

Dan Kata Mencintai itu rumit, tak sesederhana pengucapannya. Karena mencintai Bukan hanya teori tapi juga melibatkan perasaan. Bukan otak, tapi hati. Ada kalanya cinta itu sangat rumit. Antara Ego dan Kasih harus berperang. Memilih mempertahankan atau melepaskan.

Anggi hanya bisa menitihkan air mata dan terdiam.
Apa yang bisa ia lakukan? Berlari? Berlari.. Ya, itu pilihan yang bagus. Hanya itu yang bisa dilakukan Anggi saat ini. Melepas semua beban dengan berlari. Meski nantinya, ia akan terhadang masalah lagi. Anggi sadar dna bukan orang bodoh, ia tau Berlari dari masalah tak pernah membuatmu lepas dari masalah. Tapi, jika ia terus disini maka ia yakin hatinya tak akan kuat.

Anggi langsung melepas genggaman Angga dan berlari. Sekencang mungkin menerjang angin, membiarkan gaunnya berkibar saat ia berlari. Melewati ribuan wartawan yang menunggu di depan pintu. Melewati karpet merah dengan menangis. Membiarkan air matanya membasahi setiap jalan yang ia lalui. Biarlah jalan itu menjadi saksi kehancuran hatinya kala ini.

 MemoriesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang