Sesampainya di taman, gua langsung tercengang. Disana sepi, tapi sangat menakjubkan sekali.
Ada lilin berbaris berbentuk love, dan juga di tengan love lilin tersebut terdapat sebuah meja.
"Luke, ini apaan?" Kata gua pada Luke. Jangan jangan Luke mau lamar gua lagi.
"Udah diem aja" kata Luke lalu menarik tangan gua makin mendekat ke love itu.
Namun tiba tiba ada seseorang keluar dari balik pohon.
Ia Calum. Ia membawa sebuket bunga juga. Apa maksudnya ini? Gua masih gak ngerti
"Maksudnya apa ini?" Kata gua
"Hm, cat, gua balik duluan ya. Have fun" pamit luke.
"Eh L-luke, kan gua kesini sama lo?" Kata gua
"Udah ada aku ini" kata calum sambil memegang tangan gua, anjir kok jadi canggung gini. Kebiasaan deh kalo deket calum aja debaran itu selalu ada, debaran yang cepatnya melebihi apapun. Setelah itu, gua pun langsung mengangguk
"Hati hati luke, dan makasi" kata gua ke luke. Dia pun nengok dan ngasih senyuman terbaiknya.
"LUKE, BAWA MOTOR GUE AJA. KASIAN LO JALAN KAKI" kata gua teriak.
"oh boleh lah, mana kuncinya?" Kata dia, lalu guapun langsung melempar kunci motor gua.
"Goodluck cal, semoga sukses!" Kata luke lalu iapun pergi dengan membawa motor gua.
Tenang ga dicuri kok, paling dibawa pulang sama dia, dan nanti dibalikin besoknya. Luke kan teman paling trusted kaya olshop.
"C-cal? Kamu ngapain gini gini?" Kata gua ke calum.
"aku mau, kamu dan aku jadi kita malam ini" kata calum lalu dia langsung sujud didepan gua lalu menyodorkan sebuket bunga itu.
"c-cal, bangun ah" kata gua sambil membantu calum bangun.
Lalu calum pun bangun.
"Aku cuma mau nyatain sama semua perasaan aku, dari jaman kita dulu sd aku udah naksir sama kamu. Sampe sampe aku dipindah ke london, aku masih kepikiran kamu terus, alias susah moveon, hati aku masih terjaga untuk kamu belum tersentuh sama satu wanita pun, gatau kenapa dari banyak wanita yang mau sama aku, mereka ga ada yang bikin aku nyaman kaya aku dideket kamu. So, aku harap kamu masih ada rasa juga sama aku, aku tau semuanya cat, luke cerita ke aku semuanya pas aku di london" kata calum. Ia bicara seperti itu, namun mata calum juga berkaca kaca dan terlihat sekali tak terpancar kebohongan sama sekali. Dan untuk sejujurnya, akupun merasakan hal yang sama.
"Iya aku juga ngerasa hal yang sama kaya kamu cal, masih tetap sama dari dulu sekarang bahkan selamanya mungkin" kata gua sambil mengedikan bahu gua.
"So, will you be mine?" Kata calum.
"Yes, i will" kata gua
"Are you sure?" Tanya calum. Terlihat sekali pancaran dari matanya, ia sangat bahagia. Lalu gua pun mengangguk. Tak lama setelah itu, ia pun memelukku dengan erat seakan akan enggan untuk lepas sama sekali.
"Aku sayang banget sama kamu" kata calum.
Lalu ia melepaskan pelukannya dan menatap gua lekat lekat, mungkin jarak wajah gua dengan wajah calum hanya 5cm, mungkin ya soalnya kan gua gak ukur.
"Aku juga say-hmp" kata kata gua pun terputus saat tiba tiba sesuatu yang lembut,selembut kapas yang baru pertama kali aku rasakan ini menempel dibibirku. Itu bibir calum. Ia menciumku dengan sangat lembut dan tak terkesan nafsu, ia melakukannya dengan penuh kasih sayang. Namun berawal dari kelembutan itu, lama kelamaan menjadi lumatan yang sangat penuh nafsu. Karena gua pun membutuhkan oksigen akhirnya akupun memukul dada bidang calum untuk melepaskan ciuman itu, namun calum masih enggan melepasnya. Jujur, gua udah engap tanpa oksigen kira kira 2menit. Namun tak lama, calum melepaskannya.
"Ih bibir kamu dower, sorry ya" kata calum lalu menyentuh bibir gua menggunakan ibu jarinya.
"Kamu sih kasar" kata gua.
"Sorry ya, atau mau lagi?" Kata calum meledek.
"Nggak! Btw, itu first kiss aku" kata gua.
"Bagus deh" kata calum
"Kenapa?" Kata gua
"Baru aku yang rasain bibir kamu" mendengar itupun gua segera memukul bahu pelan
"dinner yuk, udah disiapin juga sama aku hehe" kata calum lalu menarik tanganku menuju ke meja dinner yang berada di lilin berbentuk love itu.
Lalu kami pun dinner dengan tenang
"Makasih ya sayang" kata calum
"Untuk apa?" Kata gua
"Kamu udah terima aku apa adanya" kata calum. Bisaan aja ni anak gombalnya. Gakuat aku.
"Sama sama, makasih juga" kata gua.
"Sama sama sayang" kata calum
TAMAT
Akhirnya tamat juga, cukup lelah dengan ini.
Pic calum utk kelen
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.