chapther 41

7.8K 515 14
                                        

Sekarang di sini lah aku di Taman dekat rumah ku.aku menarik napas pelan kemudian mengeluarkan nya.

Aku mulai berlari mengelilingi Taman ini banyak sekali orang di sini.

Ada yang sedang pacaran,ada yang lagi ngobrol sama temannya.

Sedangkan aku di sini sendirian.aku tadi sempat menelpon milla dan Dinda tapi mereka tak bisa menemaniku katanya ada urusan keluarga.

Aku berlari mengitari Taman ku edarkan pandanganku kesegala arah.

Setelah merasa cape aku mencari kursi yang kosong.

Setelah menemukan kursi aku segera mendudukinya,kusandarkan punggung ku di sandaran kursi Taman,aku menarik napas kasar.

Kuedarkan pandanganku ke sekitar Taman gila aku merasa menjadi orang yang kesepian saat ini.

Walaupun di Taman ini banyak orang.tapi kan aku gak kenal sama mereka.

Saat sedang asik melihat-lihat keadaan Taman tiba-tiba pandanganku terhenti pada seseorang yang sedang berlari mengelilingi Taman ini.

Semua orang menatapna kagum terutama kaum hawa aku terus saja memperhatikan segala pergerakannya.

Dan tiba-tiba dia melihat kearahku.aku segera bangkit berdiri ingin segera pergi dari Taman ini.

Baru beberapa langkah aku melangkah dan tiba-tiba terhenti karna tarikan tangan yang tiba-tiba.

Dia langsung menarik ku kedalam pelukannya,aku enggan menatap dia,dia memelukku erat sekali.

Aku berusaha untuk menahan air mataku agar tak keluar.aku berusaha melepaskan pelukannya.namun ia malah mengedarkannya.

"Lepas "ucapku pelan seraya menahan tangisku.

Dia tak melepaskan pelukannya"lepas"dia tetap tak melepaskan nya.

"LOE GAK PUNYA TELINGA YA.GUE BILANG LEPAS"teriaku seraya berontak.

"Gak,aku gak akan lepasin kamu lagi.maaf karna aku hilang tanpa kabar selama ini"dia berucap parau.

Aku tertawa sinis dalam pelukkan nya"gampang banget ya loe minta maaf setelah selama ini ngilang tanpa kabar.loe pikir gue gak capek nunggu loe?capek gue capek banget li.kalo gue bisa milih lebih baik gue gak usah nunggu loe.tapi apa gue gak bisa"ucap pelan tapi penuh penekanan.

Aku menghapus air mata yang tiba-tiba jatuh"waktu loe ninggalin gue.gue kayak orang bego tau.gue slalu berharap loe datang kegue terus kita kayak dulu lagi.tapi,harapan tinggal harapan loe gak pernah datang ke gue.miris banget yak hidup gue "aku tertawa miris seraya terus menghapus air mata yang terus mengalir.

"Di saat loe tinggalin gue di saat itu juga terpuruk.loe tau gue terpuruk karna apa?pasti loe gak tau kan,ckk gue terlalu berharap loe tau tentang gue.udahlah gue capek.udahlah mending sekarang kita masing-masing aja yak.aanggep aja loe gak kenal gue dan gue gak kenal loe.sekarang lepasin pelukkan loe gue mau pulang"

Aku berusaha mendorong nya menjauh dariku "gak.aku gak mau"ucapnya pelan tapi pelukkan nya tambah erat.

"Bukannya loe udah punya pengganti gue yak,jadi apa masalahnya kalo loe sama gue udahan"aku tertawa sinis menatap kearahnya yang kelihatan bingung.

Dengan sekali hentakkan pelukkan ali akhirnya lepas mungkin karna tadi ia sedang berpikir sehingga pelukkan nya tak seerat tadi.

Baru mau melangkah tapi tiba-tiba tangannya menahanku"maksud kamu apa?aku udah punya pengganti apa?"dia memasang muka bingung.

"Gausah pura-pura bego deh"aku berucap ketus seraya menatap ia sinis.

"Tapi aku emang gak tau maksud kamu"

"Udah lah bodo loe ngerti aytau gak gue gak peduli.sekarang lepasin gue mau pulang"

Tiba-tiba dia langsung tertawa terbahak-bahak,aku menatap ia heran kenapa dia"tunggu dulu jangan bilang yang di bilang Kevin itu bener"ucapnya setelah bisa menghentikan tawanya.

Sekarang aku yang tak mengerti ucapannya "maksudnya?aku menyeritkan kening tak mengerti.

"Jadi waktu itu Kevin bilang dia lihat kamu di acara reunian itu kamu lihat aku di peluk si Alya kamu nangis langsung pulang  yakkan?kamu mau tau Alya itu siapa?"dia menatapku seraya menahan senyum.

"Gak makasih sebelum loe ngasih tau aja gue udah tau"ucap ku seraya memalingkan wajahku ke arah yang lain.

Di memegang muka ku dengan tangannya yang tak memegang tangan ku.dia menarik wajahku supaya mengarah padanya"emang tau dia siapa nnya aku?"

"Taulah"ucapku seraya mencoba memalingkan muka lagi tapi tak bisa karna tangannya yang menahan wajahku.

"Siap------"

"Pacar kamu alias pengganti aku.loe aja udah punya pengganti gue tapi gue belum.ah nanti kalo udah pulang dari sini gue cari yang lebih baik dari loe"ucapku memotong ucapannya  mencoba dengan santai.

"Berani kamu kayak gitu.aku akan Kasih kamu hukuman"dia menatap ku tajam.

"Loe kok licik sih jadi orang gue juga pengen bahagia juga kali"

"ALYA ITU SEPUPU AKU"aku kaget mendengar teriakan nya.

•••••••••••

Hallo semuanya apa kabar?

Udah lama banget aku gak updet.maaf ya.

Aku lagi badmood jadinya yak gak ada inspirasi buat lanjutin nya di tambah banyak tugas beh mantap.

Pusing nya.

Sekali lagi maaf yak.

Jangan lupa vottmen

Bye bye

Cinderella Masa Kini (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang