chapther 42

7.8K 477 18
                                        

Sekarang di sini lah aku di sebuah cafe bersama kedua sahabatku dan ali cs.

Aku melihat kearah Dinda ia sedang melihat adhtya dengan senyum malu-malu.begitu pun adhtya sebaliknya.

Aku memandang mereka berdua bingun ada apa dengan Dinda dan adhtya.

"Kenapa loe pada aneh" ucapku memandang mereka bingung.

"Aneh gimana?"Dinda melihat kearah ku dengan senyuman yang masih ada di bibirnya.

"Aneh kenapa loe berdua senyum-senyum gaje gitu"Dinda hendak menjawab pertanyaan ku tapi langsung di potong oleh milla.

"Prill,loe nggak tahu apa kalo mereka baru aja jadian"ucap milla heboh dan ucapan milla tadi membuat ku membulatkan mata.

"What loe berdua jadian"aku menatap mereka penuh selidik yang di balas Dinda dan adhtya anggukan kepala.

"Oh loe berdua tega ya jadian gak ngasih tau gue,oke fix gue marah"ucapku seraya mengambil tas dan langsung bergegas pergi keluar dari cafe itu.

Sebenarnya amu tak marah kepada mereka berdua aku hanya sedang mengejain mereka karena kesal.

"Bodo loe mau marah kek gue gak peduli"aku membalikkan badanku menatap Dinda tak percaya.tadinya cuma pura-pura marah sekarang aku jadi marah beneran.

"Oke"ucapku singkat dan pergi meninggalkan mereka semua.

Aku melihat kebelakang lagi ternyata tak ada satu pun dari mereka yang mengejarku.

Ali juga sama dia tak mengejarku.

Aku menghentikan taxi dan langsung menaiki nya bodo amat sama mereka aku bener-bener marah.

Aku memberikan alamat rumahku kepada supir taxi.

Taxi mulai berjalan meninggalkan cafe itu,disepanjang jalan aku mengomel tak jelas tentang kejadian tadi.

Awas aja kalo mereka minta maaf aku gak akan maafin mereka.bodo amat mau di bilang childish kek apa kek aku gak peduli.

Taxi berhenti tepat di depan rumah ku,setelah membayar taxi aku langsung keluar dari taxi itu.

Aku memasuki rumah ku dan langsung berjalan ke kamar.

Aku melirik jam tangan yang ada di tangan ku.sekarang jam 20.35 malam.aku langsung bergegas kekamar mandi untuk mengganti bajuku.

Setelah berganti baju aku langsung mengambil hp yang ada di atas kasur,gak ada sms atau telepon dari mereka semua.oke gue gak peduli gue mau tidur ngantuk.

ⓒⓘⓝⓓⓔⓡⓔⓛⓛⓐ ⓜⓐⓢⓐ ⓚⓘⓝⓘ

Gubrak

Aku langsung membuka mata ku suara apa itu.

Aku mengerjapkan mata perlahan,aku bangun dari tidurku.melangkah pelan menuju pintu.

Aku membuka pintu perlahan-lahan aku mencoba mengintip di balik pintu.

Tapi tak ada apa-apa akhirnya aku membuka pintu agak lebar dan tiba-tiba lampu yang tadinya mati sekarang hidup sendiri.aku hendak kembali kekamar.namun sebelum ku melangkah tiba-tiba pintu kamar  menutup sendiri.

Dan tiba-tiba "happy brithday to you  happy birthday to you happy birthday happy birthday happy birthday to prilly"teman-teman ku sekarang ada di belakang ku.orang-orang yang tadi membuat ku kesal kini tengah tersenyum tak berdosa padaku.

Sebenarnya aku bahagia mereka memberikan kejutan untukku tapi karena aku sudah terlanjur kesal akibat perbuatan nya akhirnya aku memandang mereka sinis.

"Mau apa loe pada kesini hah?"tanyaku ketus.

"Mau Kasih kejutan buat kamu "jawab ali seraya mencoba mendekati ku namun tak jadi karna aku sudah memberi isyarat kepada nya untuk tetap di tempat nya semula.

"Bukan nya tadi bilangnya loe pada  gak peduli sama gue terus kenapa Kasih gue kejutan?"tanya ku seraya memandang mereka sinis.

"Ya ela prill becanda kali jangan baper"ucap adhtya

"Terus kenapa kalo gue baper hah masalah buat loe pada?"aku sebenarnya ingin tertawa tapi aku tahan aku ingin melihat cara  apa yang akan mereka lakukan supaya aku memaafkannya.

"Udah lah sayang aku sama mereka tuh cuma becanda"ucap ali.

"Siapa yang loe panggil sayang kalo gue sejak kapan gue mau balikan sama loe hah"aku melihat wajah sli yang sekarang pucat akibat ucapan ku barusan.

"Kita emang gak pernah balikkan,karna aku tuh sama kamu masih pacaran dan aku belum putusin kamu"oh harus nya aku ikut casting karna akting ku ternyata berhasil membuat mereka diam tak berkutik.

"Oh tapi gue nganggep loe sama gue tuh gak ada apa-apa lagi semenjak loe tinggalin gue"sumpah aku tak Nisa menahan tawa ku lagi dan tiba-tiba.............

Cinderella Masa Kini (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang