Jam pulang sekolah pun datang aku bergegas membereskan buku-buku ku yang ada di meja dan memasukkan buku ke dalam tas.
Setelah beres aku,Dinda dan milla bergegas keluar saat tiba di depan kelas aku melihat ali sedang menyenderkan punggungnya di tembok dekat dengan pintu kelas ku.
Begitu ali melihatku ali bergegas menghampiri aku.
"Pulang sekarang"tanya nya seraya memegang tangan kanan ku,aku hanya mengangguk kan kepala.
"Jangan romantisan depan gue"ucap Dinda sini,mungkin masih kesal akibat ulah kami"ayuk mill pulang gerah gue liat orang pacaran"Dinda langsung menarik tangan milla,milla hanya cekikikan gak jelas.
"Dinda kenapa lagi dapet ya"ujar ali seraya tersenyum,aku hanya mengedikkan bahu.
"Ya udah ayok kita pulang"dia menarik tangan ku pelan dan membawa ku menuju parkiran, tempat ia memarkirkan mobilnya.
Aku hanya mengikuti langkah ali saja,aku dan ali di sepanjang koridor menjadi pusat perhatian akibat tangan kami yang menyatu.
Ali terlihat cuek saja tapi beda dengan ku yang tak nyaman karna mendapatkan tatapan intens dari anak-anak.
Akir nya sampai di depan mobil ali, ali bergegas membuka kan pintu mobilnya untukku,aku masuk ke mobilnya.
Ali berjalan memutar untuk duduk di kursi pengemudi,dia membuka pintu mobil dan langsung menjalan kan mobil nya.
"Mau makan dulu atau langsung pulang"tanya fokus pada jalanan sementara tangan nya mengelus pelan tanganku yang ada di pangkuan nya.
"Terserah "aku sebenarnya malas pulang karna kalau pulang pasti di marahi oleh nenek sihir itu lagi,apalagi setelah kejadian angel dan carissa waktu di kantin.
"Makan dulu aja ya"aku hanya mengangguk kan kepala pelan.
Ali melaju kan mobilnya dengan kedepan sedang, sementara aku hanya melihat keluar jendela mobil.
Tiba-tiba aku teringat bahwa semalam aku ingin makan bakso,aku tak bisa membelinya kan kalau aku membeli bakso semalam mama pasti curiga aku dapat uang dari mana.
"li makan bakso aja ya,yang di pinggir jalan itu ya"sku menatap dia dengan tatapan memelas.
Dia melirik kearah ku dan langsung mengacak-acak rambut ku gemes.
"Iya,terserah kamu mau makan apa aja"aku tersenyum kearah nya dia membalas senyuman ku.
Ali kemudian memberhentikan mobilnya di depan pedagang bakso yang ada dipinggir jalan.
Seperti biasa ali turun terlebih dahulu dan kemudian membuka kan pintu untukku.
"Silahkan my princess "ucap ali seraya tersenyum manis kepada ku,aku memukul bahu nya pelan sambil tersenyum malu.
"Apaan sih"ali kemudian menggenggam tangan ku.
"Apaan gimana,kamu kan emang princess di hati ku"aku merasa kan pipi ku memanas mendengar ucapannya "cie blushing "ali malah menggoda ku.
"Oh kamu jadi gak mau kalau aku blushing gara-gara kamu,ya udah deh aku blushing nya gara-gara cowok lain aja"ucap ku pura-pura ngambek,aku dapat merasakan tatapan tajam dari ali mungkin gara-gara ucapanku.
"Gak boleh,kalau sampai aku lihat kamu blushing gara-gara cowok lain aku akan bunuh cowok itu"aku bergidik ngeri mendengar,ali tuh emang gampang marah kalau aku udah ngebahas cowok lain.
"Ih serem amat sih kamu,aku jadi takut deh deket-deket kamu"ucapku seraya hendak berjalan menjauh darinya,namun sayang tangan ali malah mengeratkan pegangannya di tanganku.
"Kamu gak usah takut sama aku,kan aku kejamnya kalau sama cowok yang mau rebut kamu dari Aku"aku terkekeh geli mendengar ucapannya niat hati hanya ingin mengerjai nya eh malah di anggap serius oleh ali.
"Ih aku cuma becanda tau jangan di Anggap serius ya,lagi pula mana mungkin aku bisa blushing sama cowok lain kan aku juga udah ada kamu"aku memberikan cengiran tak jelas ku kepada nya,dia menatap ku gemas kemudian mencubit pipiku dengan kedua tangannya.
"Awas aja kalau kamu kalau sampe beneran aku bunuh tuk cowok "ali melepaskan cubitan nya dari pipiku.
"Udah ah dari tadi di disini aja kapan makan nya aku udah laper tau"ucapku seraya menyenderkan kepalaku di bahunya.
"Oh udah laper toh,yaudah yuk"ali merangkul pundak ku dan mulai berjalan ke tempat pedagang bakso.
"Bang bakso dua ya,kamu mau minum apa"tanya ali ketika aku sudah duduk di kursi yang di sediakan oleh abang tukang bakso.
"Aku es teh manis aja"ali mengangguk.
"Es teh manis dua ya"teriak ali kepada abang tukang bakso.
••••••••••••••••••••••••••
Selamat hari Raya idul Fitri
Minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir batin.
Oke semua nya sampai di sini dulu
Sampai jumpa di chapther selanjutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinderella Masa Kini (End)
RomansaBercerita tentang seorang gadis yang kehidupannya hampir sama dengan cinderella
