Sore ini aku dan Kyuhyun sudah tiba di rumah orang tua Kyuhyun. Jujur saja aku gugup, aku takut. Setiap bertemu dengan ibu Kyuhyun, aku pasti merasakan aura yang tidak menyenangkan. Aku yakin jika ibu Kyuhyun tidak menyukaiku.
Setelah meminta supir keluarganya untuk membantu membawa koperku dan Kyuhyun, Kyuhyun dengan santai membuka pintu rumahnya. Aku hanya berjalan gugup di belakangnya. Kenapa Kyuhyun ini tidak mencoba membuatku nyaman?
Dengan menggenggam tanganku seperti biasanya, mungkin? Agh! Sudahlah! Aku mulai aneh.
"Kau sudah datang." Sapaan pertama dari ibu Kyuhyun.
"Halo, ibu." Sapaku mendahului Kyuhyun.
"Ibu, ada apa ibu menyuruh kami tinggal di sini? Padahal ini belum saatnya."
"Ibu ingin mengenal menantu ibu lebih dekat. Apa tidak boleh?" Raut wajah tidak senang sangat terlihat jelas di wajah ibu Kyuhyun.
Jujur saja perasaanku mulai tidak enak.
"Sudahlah, sana istirahat. Kau lelah bukan setelah bekerja? Dan, Hyejin, setelah membereskan barang bawaanmu, kembali turun ke bawah. Mengerti?"
"Ya, bu." Jawabku gugup.
Setelah itu ibu Kyuhyun pergi meninggalkan ruang tamu. Kyuhyun mengajakku untuk pergi ke kamarnya.
***
Ini adalah pertama kalinya aku masuk ke kamar Kyuhyun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamarnya cukup rapi dan nyaman untuk ukuran laki-laki. Tidak terlalu banyak barang di kamarnya. Aku suka.
"Taruhlah pakaianmu di sana." Ujarnya membuyarkanku dari lamunanku.
Aku mengikuti arah telunjuknya dan menemukan sebuah dinding kaca. Tidak, itu cermin besar. Aku mengerutkan dahiku.
"Taruh... Di sana?" Tanyaku ragu-ragu.
Kyuhyun mungkin mengerti, karena dengan cepat ia berjalan ke diding cermin itu dan oh ya ampun! Ternyata di baliknya adalah sebuah walk-in-closet yang cukup besar.
"Masuk dan taruhlah barang-barangmu." Aku kembali menatap Kyuhyun sebentar lalu mengikuti perintahnya.
Walk-in-closet pria, kau tahu? Yeah, isinya tidaklah menarik, namun mewah. Ku akui walk-in-closetnya pun cukup rapi untuk ukuran pria.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.