Sequel - Arrival (Repost)

5.5K 288 0
                                        

Dua bulan setelah pernyataan cintaku pada Hyejin, hubungan kami menjadi jauh lebih baik. Aku dan Hyejin juga sudah menempati rumah baru kami. Hyejin sangat antusias sekali saat mendekorasi rumah baru kami.

Hari ini aku mengajaknya berbulan madu. Dia sangat antusias sekali setelah tahu tempat bulan madu yang telah kupersiapkan.

Maldives.

Ya, aku akan membawa Hyejin ke Maldives. Dia mengatakan padaku, "Aku akan membuat kulitku cokelat di sana!"

Ya, dia sudah berencana untuk tanning. Dia bilang agar terlihat eksotis seperti wanita-wanita barat sana. Dia bahkan sering sekali berjemur di pinggir kolam renang rumah kami dengan bikini sialan seksinya yang berhasil membuatku tergoda.

Perjalan kami memakan waktu beberapa jam, di dalam pesawat aku mengembalikan memori kami tentang pertemuan kami di pesawat.

"Apa kau akan memesankan makanan untukku jika aku tidur?"

"Tidak." Jawabnya enteng.

"Kau ingin melihat suamimu ini kelaparan?"

"Kalau begitu jangan tidur. Siapa yang akan makan makanan yang kupesan jika kau tidur?"

Ya, benar juga.

"Tapi kau bisa membangunkanku."

"Kau sulit dibangunkan."

"Tidak jika kau menciumku untuk membangunkanku."

"Bermimpilah!"

Kami memang sudah sangat-amat jauh lebih baik dari sebelumnya, tapi tentu saja membuatnya kesal masih menjadi hobi tersendiri untukku.

Sampai di bandara kami langsung pergi menuju pulau yang menjadi tempat menginap kami. Di pinggir pantai sudah ada speedboat yang aku sewa selama aku berada di sana.

"Ayo, Kyuhyun cepat!"

Hyejin sangat antusias sekali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hyejin sangat antusias sekali. Aku segera menaiki speedboat, lalu membantu Hyejin naik. Barang bawaan sudah dinaikan oleh petugas resort. Aku mulai menyalakan mesin speedboat.

"Kau akan menyetir ini?" Tanya Hyejin yang duduk di sampingku.

"Tentu saja. Keren kan?"

"Yeah."

Aku mulai menjalankan speedboatku menuju bungalow yang berada sedikit jauh dari pulaunya, bungalow VIP. Setelah memarkirkan speedboatku, aku membantu Hyejin turun terlebih dahulu, setelah itu menyerahkan koper padanya.

"Ini menakjubkan! Kita sendirian?" Tanyanya setelah melihat pemandangan yang disajikan.

"Ya." Jawabku yang berdiri di sampingnya.

"Aku akan berenang setiap hari dan mencoba semua bikini yang kubawa." Ujarnya masih menatap laut lepas.

Aku hanya bisa tertawa melihat tingkahnya yang sangat antusias.

Istriku yang lucu!

Istriku yang lucu!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My Lovely EnemyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang