Aku berlari di dalam istana. Tertawa karena suatu hal yang tidak ku ketahui. Intinya ku merasa bahagia.
"Y/n-ah!"
Aku tak peduli pada suara yang memanggilku. Aku hanya terus berlari, membiarkan diriku berkejaran dengan angin.
"Y/n-ah! Tunggu aku!"
Langkahku terhenti begitu sampai di bawah pohon besar yang tersembunyi di balik istana. Lalu ku pejamkan mataku. "Hmm... udaranya... joha..."ucapku senang.
"Kenapa kau tidak mau menungguku?"
"Entahlah..."
Aku merasakannya berdiri di sampingku. Hawa hangat yang berhembus dari tubuhnya membuatku nyaman dan tenang. Sungguh momen yang sempurna.
"Ternyata berdiri bersamamu sambil menikmati cuaca Hubaekje yang bagus ini terasa menenangkan."
"Pastinya..."
"Gomawo..."
Aku tersenyum mendengar ucapannya. Syukurlah dia senang. Ku buka kedua mataku lalu menoleh padanya. "Orabeoni—"
Bibirku terasa kelu. Tanganku yang hendak memeluk lengannya pun berhenti kaku. Mataku pun kini tak berkedip melihatnya. Waktu terasa seperti berhenti.
Kenapa... kenapa ku menemuimu di mimpi ini?
Kini ia tersenyum begitu lebar hingga matanya pun seolah-olah ikut tersenyum.
"Jisoo orabeoni...?"
—
"Hah!" Aku segera bangun dari tidurku lalu menepuk kedua pipiku keras. "Mwoya..."
Kenapa Hong Jisoo muncul di mimpiku? Kenapa dia ada di sana? Bahkan aku memanggilnya Jisoo orabeoni! Ugh, aku tidak bisa membayangkan diriku memanggilnya seperti itu.
Namun dia terasa begitu jelas dan nyata. Dia dengan pakaian kerajaannya. Hubaekje? Bahkan dia mengatakan Hubaekje dengan begitu jelas.
"No, no, no, no, no!" Ku gelengkan kepalaku cepat. Mungkin karena pertemuan tidak sengaja dengannya semalam makanya dia sampai muncul ke dalam mimpiku. Lagipula di situ dia tersenyum dengan begitu lebar. Jisoo yang ku kenal bahkan tidak pernah sekalipun terlihat tersenyum. Mukanya itu kaku dan menyebalkan! Maja! Tapi... ah molla!!!
"Berhenti memikirkan segala hal secara berlebihan Y/n-ah! Okay?!!" Aku menganggukan kepalaku, mengiyakan ucapanku pada diri sendiri.
Kring! Kriiing! Kring! Kriiiing!
Aku segera meraih ponselku yang berdering layaknya bunyi telefon kabel. Hmm?? Nomer tidak dikenal siapa ini? Klik!
"Good morning!"
"Morning. Keluarlah."
"Huwa!!!" Tanpa sadar ku berseru keras menyadari siapa yang menelfonku. OMO HONG JISOO!
"Ada apa denganmu? Ah, aku tidak peduli. Cepat keluar. Ikut aku pergi."
KAMU SEDANG MEMBACA
Ancient Heart [SEVENTEEN IMAGINE]
Fiksi PenggemarJoshua x You x Jeonghan Hong Jisoo adalah pangeran Hubaekje yang terlahir kembali di tahun 2017 dengan dendam akan masa lalu. Mampukah Jisoo mengembalikan kehidupan yang seharusnya milikmu dan menyelesaikan semuanya di kesempatan kedua dari Tuhan? A...
![Ancient Heart [SEVENTEEN IMAGINE]](https://img.wattpad.com/cover/99454661-64-k49840.jpg)