24

13.2K 633 9
                                        

Kate POV

'huft-' aku benci menunggu seseorang pulang dari Club.
Entahlah, aku membenci tempat itu.
Ah, lupakan.

Dave baru saja pergi, dan sekarang aku berdua dengan Jac, dia sedang menonton acara kesukaannya dengan sebuah camilan di tangannya.

'Ting Tong' suara bel berbunyi.

"Biar Mommy yang buka" ucapku seraya melangkah ke arah pintu.

Ternyata benar Dave, hanya sebentar.

'klek' saat aku membuka pintu itu ternyata bukan sosok yang aku tungguh.

Tapi seorang wanita sedang menggendong bayi dan menenteng tas besar.

"Cari siapa?" tanyaku.

Wanita itu berbalik, wajahnya lesu seperti sedang kebingungan.

"Apa benar ini rumah Dave Thompson?" tanyanya.

Aku mengangguk ragu.

Lalu bayi yang sedang di gendong wanita itu menangis, sepertinya dia sedang kedinginan.

"Ayo masuk, sepertinya bayimu kedinginan" ucapku.

Lalu kamipun duduk di ruang tamu, dan bayi itu sudah lebih tenang setelah di beri susu dan selimut.

"Bayi yang lucu" gumamku seraya tersenyum.

"Terimakasih" balas wanita itu.

Ohiya, aku lupa, apa wanita ini sodara Dave?

"ohiya, nona apa kau sodara Dave?" tanyaku.

Wanita itu diam.

"Bukan.... Tapi aku mantan kekasih Dave dan ini anak Dave" ucapnya .

'Degg' aku lupa cara bernafas, sungguh kenapa udara di ruangan ini terasa sesak?
Anak? Dave? Jadi Dave?
Ah sial bahkan membayangkannya saja sangat mengerikan.

"maafkan aku nona sudah mengganggu kebahagiaanmu, tapi aku hanya ingin anakku ini tahu siapa ayahnya dan ayahnya tahu keberadaan dia" balas wanita itu setengah menangis.

Aku masih tak percaya, Dave! Kau keterlaluan!

"Tolong sampaikan pada Dave, sekarang anaknya sudah lahir dia perempuan, hanya itu, sebaiknya aku pamit pergi" ucap wanita itu.

Aku tahu, dia pasti merasa tak enak karena ekspresiku.

"Tunggulah, kau ini ibu dari anaknya Dave, kau harus meminta hakmu sebagai ibu! Siapa namamu?" balasku menahannya.

"Namaku Margaret" balasnya.

Aku mengangguk.

"Tunggulah, aku akan menelpon Dave" ucapku

Tapi dia menahanku.

"Jangan! Aku takut dia tak pulang karena tahu aku ada disini" ucapnya ketakutan.

I Hate My New CEOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang