16 Separation

175 38 0
                                    

Sarah diam, lalu menunduk kan kepala nya, bagi orang sekitar sarah dan nayla mungkin sekarang sedang melafalkan kan ucapan syukur, tapi beda dengan sarah

Ia merasa sedih, tapi itu semua tertutupi oleh wajah datar nya, sarah lebih memilih membuka bukunya, mencoret asal buku halaman belakang

Di depan nayla ia terlihat santai, beda dengan yang ada di balik mimik datar itu, ia terlihat kacau, gelisah, antara takut atau apapun itu

Pintu kelas terbuka dan disana muncul ernad yang berdiri sambil menatap nya sendu, ernad mendekati sarah, karna tak mau mengganggu, nayla meninggalkan mereka berdua

Masih dalam posisi saling menatap, ernad menyentuh lengan sarah dan menarik sarah masuk ke dalam pelukannya

Pelukan kedua antara sarah dan ernad yakni di depan semua murid di kelas itu, sarah tak memberontak ia hanya diam tanpa membalasnya, sedangkan yang melihat itu, melebarkan mata

"Sarah, tolong tunggu ernad sampai nanti ya, ernad sayang sarah"

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Sarah menatap mobil itu, tanpa terasa air suci itu terjatuh, satu demi satu turun dan begitu pula dengan jauh nya mobil itu melaju, meninggalkan gadis itu

Sarah memilih mengantarkan ernad hanya sampai pagar rumah ernad, mama ernad melihat sarah dengan penuh kasih sayang, mengelus lembut pundak sarah, dan merangkul nya

"Cuma setahun kok, kamu kuat"

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Sarah mulai membuka satu gumpalan kertas yang di beri mama ernad tadi sebelum ia pulang

Sebenarnya sarah sedikit bingung, apa maksud dan tujuan mama ernad memberikan ini

Tapi ia tetap menerimanya, baru saja ingin mulai membaca, handphone sarah berdering

'Gumpalan itu mama temu di kamar ernad, dia berusaha buat surat buat kamu, tapi menurut dia pasti jelek, jadi di buang gitu aja, baca dan coba susun setiap kalimat itu'

Sekira nya seperti itu lah pesan yang sarah dapat kan dari mama ernad, sarah mengerutkan kening nya tanda ia tak mengerti

Tapi ia tetap harus melakukan nya

Kertas pertama dibuka dan ia dapat melihat tulisan 'aku'

Pipi sarah mulai memanas, ia tersenyum malu lalu melanjutkan kegiatan nya

Kertas kedua isinya 'kamu'

Semakin lama ia semakin gatal dan dengan gerakan cepat ia membuka semua kertas, ia menatap kertas itu bingung

Ia mengambil salah satu kertas dan membalikkan nya dan di belakang itu ternyata terdapat angka, mulai dari 1 sampai 6, sarah menyatukan nya dan ia merasa detak jantung nya tak terkendali

'Aku'
'mencintaimu'
'bisakah'
'kamu'
'membalasnya'
'sarah?'

Tak lama suara dering handphone sarah berbunyi lagi

'Bagaimana? Apa isinya?' Suara cempreng mama ernad sangat memenuhi indra pendengaran sarah yang mulai sakit karna nya

"Bagus"

'Aih, bukan itu, maksud mama apa isi tulisannya?'

"Bukan nya mama tau?"

'mama mana tau, ini tuh di suruh ernad, dia kan belum bisa nyampein secara langsung, makanya pake kertas'

"Dia cinta sama aku mam"

Sarah sedikit menjauhkan handphone nya saat mendengar teriak histeris di seberang sana

Dan tak lama sambungan terputus, dan sekarang berganti ia yang histeris bahkan sampai ia berlonjat senang

"Ernad, lo emang cowo nerd kesayangan gue!"

••••

Guys setelah baca tekan bintang ya

Terimakasih

B O Y N E R DTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang