Sekeliling aku gelap, tiada cahaya, tiada sesiapa.
"Shiro..."
Siapa?
"Shiro.. "
Su.. suara ni.
Tiba-tiba satu cahaya menerangi sekeliling aku yang gelap. Aku menutup mata dek cahaya itu terlalu terang.
Apabila aku membuka mata, aku tidak lagi berada di tempat yang gelap, malahan aku berada di sebuah padang hijau dengan bunga-bunga yang cantik serta serangga.
"Tempat apa ni? " soal ku sendiri. Rambutku beralun mengikut angin yang bertiup.
"Shiro.. "
"Suara ni.. "
Apabila aku menoleh ke belakang..
aku terkejut,
Sedih,
Gembira.
Entah, aku tak tahu nak tafsirkan macam mana...
Dua insan yang sudah pergi dalam hidupku...
Berada di depan ku..
"Ibu... Ayah... "
Itulah panggilan keramat yang sudah lama aku tidak gunakan. Mereka tersenyum. Senyuman itu.. senyuman yang sudah lama aku tidak lihat.
"Shiro, mari sini nak. "
Panggil ibu. Aku, tanpa banyak bicara terus meluru ke arah mereka dengan air mata kegembiraan.
Kalau ini hanyalah mimpi, jadi biarlah ia berlarutan.. aku sangat rindu akan dua insan ini.
"Ibu... Ayah... Shi-Shiro rindu... Ibu, ayah.. "
Tangis ku didalam dakapan mereka. Ibu menggosok lembut kepalaku. Ayah mengucup pipiku. Begitu juga ibu.
"Shiro dah besar ya sekarang? "
Soal ayahku. Aku hanya mengangguk. Tangis ku masih belum berhenti.
"Kalau dah besar kenapa menangis? Shiro kan kuat, mana boleh nangis. " pujuk Ibu.
Suaranya yang lembut, masih sama. Mendayu dan membuikan hati aku.
"Shiro tak kuat.... Shiro tak dapat lindungi Layla.... Ibu ayah Shiro mintak maaf.. Shiro.. Shiro ... "
"Shhh... itu semua bukan salah kamu anakku. Itu adalah takdir. "
Pujuk ayahku membuatkan aku memandang mukanya. Air mata masih mengalir.
"Betul kata ayah kamu. Shiro, Layla pergi bukan sebab kamu. Ianya takdir,dan lagipun itu kehendaknya sendiri, "
Ujar ibu sambil memengang pipiku. Aku memengang tangan ibuku.
Aku rindukan sentuhan ini.
"Tapi kenapa kita? Kenapa puak kita yang mereka cari? Apa salah kita? "
"Ini bukan salah sesiapa Shiro.... Ibu yakin walau seteruk manapun masalah yang kita hadapi..Yakinlah suatu hari nanti pasti kita akan mengecapi kebahagiaan. Hanya masa yang menentukan.. "
Pegangan ibu semakin renggang.
"I- ibu! A-ayah! Jangan tinggalkan Shiro! Shiro nak ikut Ibu! Ayah! "
ANDA SEDANG MEMBACA
ELEMENTAL KEGELAPAN [C]
FantasyAccept the things to which fate binds you, and love the people with whom fate brings you together,but do so with all your heart. By Marcus Aurelius Di Dunia Angkasia Manusia mampu mengunakan kuasa yang ada pada diri mereka. Banyak hidupan yang ting...
![ELEMENTAL KEGELAPAN [C]](https://img.wattpad.com/cover/117822896-64-k636442.jpg)