53. Baby Shower

993 103 35
                                        


Tanpa terasa kandungan June sudah memasuki bulan ke tujuh, hari ini rencananya dia akan mengadakan acara tujuh bulanan di rumah Juki, bahasa kerennya sih baby shower.

Dari pagi suasana di rumah Juki terlihat sangat sibuk. Semua keluarga June diundang untuk menyiapkan segala sesuatunya, keluarga Juki yang di Bandung juga pada dateng buat silaturahmi sekaligus mendoakan supaya bayi yang ada dikandungan June sehat terus sampai waktu Persalinan tiba.

June tersenyum bahagia melihat kegiatan ibu-ibu yang sedang memasak hidangan dan menyiapkan segala keperluan acara. Membuat June merasa bersyukur, dikasih sehat terus sampai sekarang bisa ngadain acara ini.

June juga ikutan sibuk ngaduk rujak di dapur, kudapan wajib yang harus ada di acara tujuh bulanan, mitosnya sih kalo rujaknya enak anaknya cewek kalo biasa aja cowok. Lah ini June anaknya kembar cewek cowok, jadi tebak sendiri dah tuh rasa rujaknya kayak gimana.

"segini udah belum mah" tanya June ke mamahnya sambil menyuapkan sesendok Rujak serut yang dia buat.

"kurang pedes dikit lagi" jawab sang mamah

"coba mamah juga mau cobain" kini giliran mamah mertuanya yang mencoba

"iyah tambah dikit lagi aja cabenya"

June menurut dan mulai menambahkan beberapa sendok cabe giling yang sudah dicampur dengan bumbu lainnya. Setelah di rasa enak, June mulai menuangkan rujak tersebut ke dalam cup-cup khusus untuk dibagikan kepada setiap tamu yang datang.

Harusnya dijajakin ke tetangga-tetangga tapi karena mereka tinggal di kompleks perumahan jadi orang-orangnya pada ansos gitu. Bukannya dibukain pintu yang ada di gonggongin anjing.

Acara tujuh bulanan dimulai abis ashar sekitar jam 5 sore, sekalian nunggu Juki pulang kerja. Jam 3 sore banyak tamu yang sudah berdatangan. Big brother juga mulai pada dateng. Pertama bang Jin dateng dengan sesuatu yang sangat besar.

"assalamualikum"

"waalaikumsalam" adiknya June yang menyambut kedatangan bang Jin

"eh, kak Junenya ada?" tanya bang Jin bingung, karena yang bukain anak lelaki remaja yang dia nggak kenal, setau dia Juki nggak punya adik atau sepupu cowok yang deket sama dia.

"owh iyah bentar dipanggilin dulu, orangnya lagi di dapur, silakan masuk"

"makasih" bang Jin duduk di ruang tamu sambil menunggu June

"teteh, temennya dateng" teriak si Deni

"siapa?" tanya June waktu adiknya sampe di dapur

"nggak tahu, cowok, ganteng sih bawa hadiah gede banget" jelasnya

"terus dia dimana?"

"Deni suruh tunggu di ruang tamu"

"owh yaudah" June segera mencuci tangannya, dan bergegas ke ruang tamu.

Dia melihat beberapa sepupu wanitanya berbisik-bisik sambil melihat ke arah tamu yang dimaksud Deni tadi. Siapa ya? June makin penasaran. Setelah cukup dekat June bisa melihat bahu lebar itu, tidak salah lagi abang kesayangannya sudah datang.

"Bang Jin" panggil June,

Bang Jin langsung noleh ke arah suara.

"Hai Jun" sapanya sambil berjalan ke arah June seraya memeluk June tanpa sungkan

"sama siapa?"

"sendiri, owh iyah itu abang bawa hadiah" bang Jin menunjuk sesuatu yang dia taruh dekat pintu rumah, June melihat dua tempat tidur bayi dari kayu dengan warna yang senada.

Endless Love (eunkook)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang