"Hyung, acara apa yang akan kita rayakan untuk Jin hyung saat ulang tahunnya? "tanya V sembari menelan cemilan di mulutnya.
Di malam hari para member BTS kecuali Jin, terbangun untuk menonton serial drama kesukaan V, Scarlet heart.
"aku belum sempat memikirkannya, " kata Rapmon yang masih serius menonton film.
"aku sempat berfikir kita akan merayakannya di taman belakang, siangnya Army lah yang akan merayakannya di sekolah, pada malam hari kita akan membuat pesta untuk Jin hyung di taman belakang.
" ide itu disampaikan oleh si jenius Suga.
"kenapa disana? Salah satu bodyguard kita bilang banyak hewan peliharaan di taman belakang, "tanya j-hope.
"hyung menanyakannya karna takut bertemu ular kan? Kan? "celetuk Jimin sambil tertawa dengan cemilann di tangannya.
"haiss... "j-Hope melemparkan snack nya pada Jimin. "kamu benar! "lanjut J-Hope, Jimin, Rapmon, V dan Suga ikut tertawa.
"tapi menurutku apa yang dikatakan Suga hyung benar, berpesta dengan hewan adalah pengalaman yang indah lagipula hewan hewan itu dikandang, "Jungkook setuju dengan ide Suga.
"ya, itu bagus! "lanjut V.
"bagaimana hyung? "tanya V.
Rapmon terdiam sejenak, "baiklah, kita akan merayakannya di taman belakang." jawab Rapmon.
"yess. "
~
"ap-apa?"Shannon tertawa hambar, "jatuh cinta padamu
?" Shannon benar benar kagum dengan kepercayaan diri yang dimiliki Jin.
"dengar tuan Seokjin, aku akui kamu memang sangat tampan, tapi hal yang kamu katakan tadi tidak akan terjadi,"elak Shannon dengan tegas.
Jin tersenyum miring, "baiklah jika kamu tidak percaya padaku, "ujar Jin sambil melipat tangan di depan dada.
"kita lihat saja. "Shannon memberi- kan death glare pada Jin, Jin tertawa hambar.
Untuk sesaat mata mereka berpautan dalam waktu yang lumayan lama, ketika saat saat tersebut, Shannon sangat menyadari kalau Jin memang benar benar tampan, Worldwide Handsome adalah julukan yang pantas untuknya.
"aku duluan,"ucapnya angkuh sembari berjalan ala catwalk yang membuat Jin tidak bisa menahan tawa nya.
"huh... "Jin mengembuskan nafas dengan kasar.
"gadis itu benar benar aneh.
" ucap Jin sambil tertawa kecil di akhir kalimat.
~
Shannon berlari sekencang mungkin ke dorm, ia segera menaruh sepatu dan masuk kedalam kamarnya, ia berdiri di belakang pintu sambil memegangi dadanya yang yang sesak karna lari dengan cepat.
"apa ini? Hah? Kenapa kau berdetak sangat kencang? "Shannon terus menggurutu sendirian, dirinya tidak dapat menahan jantungnya yang berdetak melebihi biasanya.
"lagipula kenapa pria itu menatapku seperti itu? "ucapnya.
"kenapa kamu sangat berisik Sye? " Reva menutup kepala nya dengan bantal.
Shannon segera menenangkan dirinya dan mengganti baju nya yang basah, setelah selesai mengganti baju nya yang basah dengan piyama, Shannon segera merebahkan dirinya di kasur dan memeluk guling.
Matanya menatap keluar jendela, memperhatikan salju yang turun satu persatu.
"astaga.. Kenapa aku terus memikirkan pria berbahu lebar itu?" Gumam nya.
"Tuhan.. Kenapa ia harus sangat tampan? "
"kenapa bahunya sangat lebar? Kenapa jantungku berdetak lebih cepat saat bersamanya? "
