"YA! Kenapa kamu tidak mau menurut padaku?! Jangan sekolah dulu, tubuhmu masih hangat setelah pingsan kemarin, untungnya ada satpam yang mau membawa-mu ke dorm," cerocos Reva yang kesal melihat temannya yang keras kepala itu.
Shannon merapihkan kerah seragam yang ia pakai tanpa memperhatikan ucapan ucapan yang dikatakan Reva sedari tadi, ia memaksakan diri untuk tetap sekolah.
Shannon menatap mata Reva dengan mata sayu-nya, "Aku hanya demam biasa, ini akan segera sembuh. " ucap-nya dengan suara parau.
Reva memeluk Shannon erat, "Kalo ada apa apa langsung ke UKS Sye," bisiknya pelan.
Shannon melepas pelukan Reva lalu melambaikan tangannya sambil melangkah keluar kamar meninggalkan sahabatnya, "Dah..Revaa!"
Reva menggertakan gigi nya kesal, "Kuharap ia akan menemukan seseorang yang mampu membuatnya lupa akan masalahnya. "
~
Bel istirahat berbunyi nyaring beberapa siswi berhamburan dari kelas, ada yang menuju kantin, ada yang menuju lapangan dan perpustakaan.
Sedangkan Shannon masih berada di kelas, menggerakan tubuhnya berlatih mengulang gerakan yang baru saja diajarkan V tadi.
"Sye, wajahmu sangat pucat, kurasa kamu harus pergi ke UKS. " ucap salah satu teman sekelas nya ketika melihat wajah Shannon yang pucat.
"aku hanya pusing sedikit, " Shannon memberhentikan aktivitasnya, "aku keluar dulu. " katanya sembari beranjak dari kelas.
Melihat Shannon keluar dari kelas, V segera mengikuti Shannon tanpa sepengetahuan gadis itu.
Shannon berjalan menuju lapangan sambil memegangi kepala nya akibat rasa pusing yang tidak dapat ia tahan lagi, tiba tiba saja dirinya terjatuh ke lantai dan tidak sadarkan diri.
Melihat gadis yang ia ikuti jatuh pingsan, V segera membawa Shannon ke UKS dalam dekapan-nya.
~
"Taehyung-gie? Kenapa baru datang? " tanya Rapmon ketika melihat V yang baru saja sampai di dorm, pria itu tampak kelelahan dan tertunduk lesu.
Melihat V yang baru saja datang, para member BTS menyambut V dengan beribu pertanyaan, lalu memberi tempat untuk V duduk.
"ada apa V? " susul J-Hope.
"Shannon demam dan pingsan tadi pagi, aku sudah curiga dengannya sejak dia masuk kelas, jadi aku mengikuti nya dan membawa nya ke UKS. " jawab V tanpa menatap siapapun di sekitar nya.
"astaga, menyesal mendengarnya, " kata Rapmon dan Suga.
"bagaimana keadaan nya sekarang? " tanya Jimin dan J-Hope bersama-an.
"dia sudah membaik dan kembali ke dorm. " jawab V.
Jin hanya terdiam mendengarkan, diam nya bukan berarti tidak ada perasaan khawatir atau apapun pada gadis bermata bulat itu.
Melainkan ia memikirkan cara agar ia dapat membunuh perasaan khawatir pada gadis itu, karna belakangan ini Jin sering berlebihan jika mengenai Shannon.
Jin beranjak dari duduk nya lalu melangkahkan kaki menuju dapur.
~
Shannon dan Reva sedang berbincang bincang di kursi taman, kondisi Shannon telah membaik ketika dirinya memakan soup pemberian Ajoemma Youngji (ibu asrama) semalam, bukan, tapi pemberian seseorang.
Karena Ajoemma mengatakan bukan dirinya yang memasak soup tersebut, Ajoemma hanya mengantarkan nya pada Shannon.
Karena menurut Shannon, soup itu berada di dalam kotak makan yang menurutnya sangat mahal dan Ajoemma tidak mungkin memberikan nya pada Shannon.
" Kira kira siapa yang rela memberikan kotak makan mahal itu padamu Sye? " tanya Reva di sela perbincangan keduanya.
