[15] One

2K 184 2
                                        

Guys, author saranin baca nya sambil dengerin lagu di atas yaa ☝

I ❤ you boy ~ Bae Suzy
(ost while you were sleeping)

~

"Sye, bangun, kita sudah sampai! "

Jin mematikan mesin mobilnya lalu menatap wajah Shannon yang tertidur pulas di sampingnya.

"Aku bahkan tidak tega untuk membangunkannya. " gumam Jin. "ireona.. " bisiknya pelan.

"... Papa." dengkuran Shannon membuat Jin menatap mata gadis itu dalam dalam , ternyata Shannon baru saja meneteskan air mata. "papa.. "
Gumam Shannon dalam tidur-nya.

Karena tidak tega melihat Shannon menangis, Jin berniat untuk keluar dari mobil, namun tangan Shannon menarik ujung kaos yang Jin kenakan.

"Jangan tinggalkan aku, aku tidak bisa sendirian disini, aku benar benar mencintainya, sudah cukup aku yang mencintai dan cukup aku yang tau rasa sakit ini. " ucap gadis itu dengan mata terpejam, Jin tidak menyangka Shannon berbicara saat tidur, sama sepertinya.

"Siapa yang kamu cintai Sye? " tanya Jin pelan, tapi dalam.

"...dia... dia... Seokjin oppa. " jawab Shannon sembari membuka perlahan matanya.
Ketika matanya terbuka senpurna, Shannon segera melepas tangannya dari kaos Jin dan menjauh dari pria itu.

Jin pun tertawa lepas, "nado..."
Ucapnya sambil membuka pintu mobil dan membuka-kan pintu untuk Shannon.

Nado? Apa maksudnya? Batin Shannon.

"kamu akan tetap disini? " tanya Jin.

Shannon pun menutup wajahnya dengan tangannya, ia begitu malu untuk menatap pria itu, ia bahkan tidak bergerak dari tempatnya.
Karena gemas, Jin menarik tangan Shannon dan membawa gadis itu keluar dari mobil.

"buka Sye.. " pinta Jin lembut.
Shannon menggelengkan kepalanya dengan wajah tertutup.

Jin tersenyum kecil, dengan tangan besar nya ia meraih pergelangan tangan Shannon dan membukanya, sehingga terlihat lah wajah polos nan cantik yang dimiliki Shannon.

Keduanya saling menatap dalam waktu yang lama, tatapan mereka beradu selama beberapa detik hingga keduanya merasakan jantung mereka berdetak melebihi cepatnya arus air.

Tuhan... Biarkan aku saja yang bisa sedekat ini dengannya, biarkan aku mencintainya untuk waktu yang lama meskipun dia tidak bisa membalas perasaan-ku.

"Aw! " pekik Shannon ketika lamunannya terhenti karena Jin baru saja menoel hidungnya dan membuat jarak antara mereka.
Namun genggaman tangannya masih terlekat di pergelangan Shannon.

"kajja.. Kita bersenang-senang disini. " ajak Jin sembari menarik tangan Shannon masuk ke dalam sebuah restoran.

Saat masuk ke dalamnya, hanya dirinya dan Jin yang berada disana, di belakang restoran tersebut terdapat danau yang luas dan jembatan untuk menyebrangi danau tersebut, baru disanalah ia melihat orang-orang sedang asyik mengambil foto di atas jembatan.

"laper gak? " tanya Jin.

"Biasa aja. " jawab Shannon dengan wajah polosnya.

"Yaudah, kita jalan-jalan dulu ke danau-nya. " Jin menarik tangan Shannon menuju danau.

Shannon merasa ia dan Jin layaknya sepasang kekasih yang berjalan bersama, ia dan Jin tampak begitu serasi ketika keduanya bersama, hingga siapapun akan iri dengan keserasian keduanya.

"Bawa handphone gak Sye? " tanya Jin yang kemudian melepaskan genggaman tangannya Ketika sampai di jenbatan.

"sebentar, " Shannon memeriksa kantong nya dan kosong, tidak ada apapun di dalamnya.

awake | Ksj✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang