12

6.5K 618 106
                                        


Aku terperangkap di dalam cinta ini yang selalu tetap hidup. Karena, aku sendiri bahkan tidak tahu bagaimana cara mematikan cinta itu.


-Summer Rain-

-Summer Rain-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.





"Bilang terimakasih pada uncle sayang," perintahku pada Taera.

Gadis kecilku mengangguk kemudian memberikan sebuah kecupan di pipi pada Manager Oh di sana. "Telimakasih uncle," tuturnya dengan memainkan boneka yang Manager Oh bawakan.

Ku usap tengkuk yang sama sekali tidak gatal. Hanya saja aku merasa canggung karena baik Taehyung maupun Manager Oh tidak saling menyapa sama sekali, bahkan Taehyung hanya memainkan ponselnya di sana.

Pintu ruangan Taera terbuka, menampakkan sosok Eun Jin dengan nafas tersengal serta wajah panik. "Ada apa Eun Jin-a?" Tanyaku panik melihatnya mengambil air minum lalu menenggaknya kasar.

"Taehyung-a! Ayo kau harus ikut aku, cepat!" Ucap Eun Jin menarik lengan kakaknya yang masih duduk santai itu.

Taehyung terlihat bingung, begitupun aku. "Ada apa?" Tanya Taehyung malas masih enggan beranjak.

"Rahee eonnie, dia-"

"Ayo Eun Jin!"

Taehyung memotong perkataan Eun Jin dan mendahului adiknya itu pergi setelah mendengar nama Rahee disebut. Eun Jin menatapku seperti ingin menjelaskan sesuatu. "Maafkan aku eonnie, tapi ini benar-benar darurat."





-Summer Rain-





Ku langkahkan kaki perlahan menuju lorong di mana Rahee di rawat. Ya, rumah sakit tempat anakku dirawat sama dengan rumah sakit tempat Rahee dirawat juga. Kulihat Taehyung tengah terduduk di sebuah kursi panjang tepat di depan ruangan yang kuyakini milik Rahee.

Ku arahkan pandangan pada sekitar penuh kekhawatiran serta rasa gugup yang menerpa, syukurlah tidak ada sosok ibu mertuaku. Hingga aku memberanikan diri menemui Taehyung yang masih memijat pelipisnya. "Ada apa?" Tanyaku membuatnya terkesiap.

Taehyung sepertinya terkejut dengan kedatanganku. "Kau di sini? Lalu anak kita?" Tanyanya khawatir.

Aku mengulas senyum menenangkan diri. Sejujurnya aku khawatir pada keadaan Taehyung, ya aku mengkhawatirkan suamiku. Aku tidak tega melihatnya melalui ini semua sendiri. "Eun Jin yang menjaganya. Eun Jin menyuruhku menemanimu karena katanya ibu sedang pergi ke luar negeri," jelasku.

Taehyung mengangguk. "Ya, ibu di luar negeri dan baru kembali besok."

Pandangannya kembali teralih pada tembok putih di depan kami, hanya derap langkah kaki yang menemani kecanggungan diantara kami.

SUMMER RAIN (M) - [ Marriage Life |KTH]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang