Setelah pergi ke Tokyo Tower tadi mereka langsung istirahat di kamar. Karena hanya mereka perempuan yang ikut berlibur, tentu saja (Namakamu) dan Maura satu kamar.
"(Nam)"
Sang pemilik nama hanya berdehem saat Maura memanggilnya.
"Rafto kalo di kampus gimana orang nya?"
(Namakamu) mengalihkan pandangannya ke arah Maura. Sejenak ia tampak berfikir, lalu menjawab pertanyan tersebut.
"Setau gue, anak nya ga terlalu pecicilan, kalem, gak genit sama cewe, pokoknya baik lah. Emang kenapa?" (Namakamu) balik bertanya.
(Namakamu) tersenyum. "Lo tenang aja Ra. Gue yakin Rafto gak bakal duain lo kok. Cewe nya udah perfect gini masa ditinggalin"
Maura terkekeh mendengar perkataan (Namakamu). "Bisa aja (Nam)"
☁☁☁
1.15 am
Entah kenapa (Namakamu) tidak bisa tidur. Padahal Maura sudah tidur sejak 2 jam yang lalu. Alih-alih menghilangkan rasa bosan, (Namakamu) memutuskan untuk meng upload sesuatu di akun instagram nya.
INSTAGRAM
(Namakamu)ales
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah merasa bosan memainkan handphone nya (Namakamu) memutuskan untuk tidur. Walaupun tidak bisa tapi ia tetap memejamkan matanya hingga masuk ke alam mimpi.
☁☁☁
7.25 am
(Namakamu) belum terbangun dari tidurnya. Dari tadi Maura sudah membangunkan (Namakamu) dengan banyak cara tapi tetap saja tidak berhasil.
"(Namakamu) susah banget dibangunin. Lo aja sana Baal" titah Maura saat mereka bertemu di loby.
"Gapapa nih gue masuk?"
"Ish, lo suami (Namakamu) ini" jawab Maura enteng.
"Yaudah lo bangunin aja (Namakamu). Kita tunggu di bawah sekalian breakfast"