Bukan prank lagi. Ini serius. 4000w. Happy reading..
●
●
●
●
●
Irene menghentak-hentakkan kakinya di air. Senyum tak pernah pudar dari wajah cantiknya. Bahkan apa yang dilaporkan oleh Chanyeol dan Minho serasa angin lalu. Irene tak begitu mendengarkannya. Pikirannya melayang menuju lelaki yang baru saja menerima dirinya apa adanya. Menerima sosoknya sebagai mate meski ia adalah demon yang dibenci oleh keluarganya.
“Perhatikan kakimu itu, jangan sampai kaum mermaid menarikmu dan membawanya ke istana mereka,” celetuk Sooyoung yang menyusul Irene untuk duduk ditepi danau. Tapi berbeda dengan majikannya, Sooyoung memilih melipat kakinya bersila daripada memasukkannya ke air.
“Di danau ini tak ada mermaid. Mereka hidup di laut,” balas Irene.
“Siapa tau ada satu yang tak tau jalan pulang dan berkutat di danau ini,” Sooyoung tak mau kalah. “Kau kenapa seperti orang tak waras? Kau bahkan tak mendengar oppadeul melaporkan hasil pencarian mereka.”
Sooyoung mendengus kesal diabaikan oleh Irene. Hanya karena seekor werewolf, eh tidak seorang werewolf, dirinya diabaikan?
“Kuat sekali pengaruh serigala jadi-jadian itu sampai kau mengabaikanku, Nona. Ingat, mereka berbahaya.”
“Mereka tak berbahaya Soo. Tak semuanya berbahaya. Taehyung salah satunya. Dia itu baik penyayang, dan pengertian juga."
“Kau sudah tak waras? Kau memuji werewolf? Oh, ayolah.. kalau orang tuamu tau, kau bisa dikurung di kamar..”
“Mereka tak akan mengurungku jika tau Taehyung baik..”
Astaga! Sudah kesekian kalinya Irene membela Taehyung. Apa spesialnya lelaki itu hingga Irene sangat keras kepala membelanya. Ayolah, Sooyoung hanya ingin Irene aman. Dekat dengan werewolf mengancam kehidupan mereka bukan ide bagus.
“Apa kau sungguh jatuh cinta pada lelaki itu?”
Irene tanpa ragu mengangguk. Pipinya bersemu merah setiap kali mengingat Taehyung.
“Kita berbeda dari mereka. Kau sudah tau konsekuensinya bukan?”
“Kita memang berbeda. Taehyung, sudah berusaha menerimaku karena biar bagaimanapun aku mate-nya.”
“Ini seperti bukan dirimu. Kau tak biasanya luluh pada lelaki.”
“Mungkin sang Dewi menjaga hatiku agar aku hanya bisa jatuh cinta kepada Taehyung.”
Ini gila! Pekik Sooyoung. Bagaimana bisa Irene dengan mudahnya menyebut sang Dewi? Demon tak memiliki Dewi seperti werewolf. Tapi Irene sudah mengakuinya seolah ia bagian dari kaum werewolf. Apa yang harus Sooyoung lakukan? Lapor pada Yunho dan Tiffany atau tetap diam dan mencoba mengontrol kelakuan Irene?
“Baiklah-baiklah. Terserah padamu saja. Hari sudah gelap. Kita harus kembali. Oppadeul sudah pulang sejak tadi. Mereka melapor pada appa-mu.”
Irene berdiri dari duduknya. Ia membersihkan bagian belakang dress yang dikenakan karena kotor setelah bersentuhan dengan tanah. Kaki telanjangnya basah karena ia masukkan kedalam air. Tapi itu bukan masalah karena ia akan berganti shift dengan wujud demonnya untuk pulang.
Suara nyaring terdengar samar. Irene mengenalinya. Begitu juga dengan Sooyoung. Keduanya saling bertatapan tak percaya. Bagaimana ini? Apa mereka harus berganti shift dan terbang pulang? Pasti itu akan mudah terlihat. Lalu apa ia harus lari masuk kedalam hutan? Tapi itu artinya ia akan masuk wilayah kekuasaan Alpha Jungkook. Juga, hutan gelap dan penglihatan mereka tak tajam seperti werewolf.
KAMU SEDANG MEMBACA
Unexpected Mate √
FanfictionKim Yerim sudah yakin betul bahwa ia hanyalah seorang gadis biasa tetapi mengapa ibunya selalu bersikeras membawanya pergi seolah dia adalah sebuah ancaman besar bagi orang lain.. Hingga suatu hari... Kehidupan Yerim berubah drastis ketika dirinya...
