"Sial... Matilah aku..," desis Jongin frustasi.
Jongin panik, lelaki yang tadinya bersikap santai kini malah mondar-mandir tidak jelas didepan pintu yang sengaja ia kunci dari dalam sesaat saat mendengar suara pria-pria penghuni Pack memenuhi pendengarannya. Ia terperangkap dan terancam tidak bisa keluar dari sana.
Sedangkan Yerim, gadis itu kini terbaring lemah diatas sofa yang dahulu pernah ia duduki saat melarikan diri dari Jungkook.
"Seul, aku harus keluar dari sini, apa tidak ada pintu lain untuk keluar dari sini..," tanyanya pada Seulgi.
"Sepertinya tidak ada.."
"Tidak ada katamu..?," ulang Jongin semakin frustasi. "Lalu aku harus bagaimana?"
"Maaf, Jongin tapi memang benar tidak ada jalan lain lagi.."
"Apa dengan maaf bisa menyelamatkanku dari mereka diluar sana, Seul? Please, lakukan sesuatu agar aku tidak berakhir naas lagi seperti tempo hari ditangan suamimu," Jongin memelas.
Seungwan berdecih. "Kau berani masuk kesini tanpa ijin berarti juga kau harus siap menerima segala resikonya. Bukankah kau bisa masuk ke sini dengan mudah. Dimana keahlian yang sempat kau bangga-banggakan tadi..," ejek Seungwan tidak peduli seolah keselamatan pria itu bukan kewajibannya saat ini.
"Mengapa kau sama menyebalkan seperti suami vampire mu itu, si Alpha Yoongi Bluemoon pack," balas Jongin tidak terima. "Aku benar-benar membutuhkan bantuan untuk keluar dari sini.."
"Seungwan, apa kau punya jalan lain, please bantu dia kali ini..," mohon Seulgi memandang Seungwan. "Dia akan membantu kita sebagai balasan, dia sudah berjanji padaku," lanjut Seulgi
"Atas dasar apa dia mau membantu kita, Seul? Kau lupa? Dia seorang rogue..," balas Seungwan. "Mereka hanya ingin mengacau saja..," kata Seungwan lagi sembari melirik Jongin.
"Aku percaya padanya kali ini, jika dia berniat jahat sudah dari kemarin dia menyakitiku dan Yerim saat ada kesempatan namun ia tidak melakukannya, dia justru kembali dan menawarkan bantuannya dengan alasan empati karena merasa senasip dengan Yerim, mereka Rogue yang hanya menginginkan wilayah untuk ditinggali dengan damai dan bukan mencari musuh atau mengacau..," jelas Seulgi masih berusaha meyakinkan Seungwan pada detik-detik terakhir.
"Tapi.."
"Itu memang benar, aku tidak ada niatan jahat disini, aku murni ingin membantu gadis itu..," bela Jongin menunjuk Yerim dengan dagunya "Sesuatu didalam dirinya akan membawa perdamaian secara besar-besaran. Seperti yang kukatakan tadi, dia adalah takdir yang tepat untuk Bangtamoon pack dan Alpha Jungkook..," jelas Jongin menunjukkan sisi keseriusannya dihadapan Seungwan dan Seulgi.
"Mengapa kau selalu berbicara tidak jelas dari tadi? Aku sungguh tidak mengerti dengan apa yang kau ucapkan sejak tadi," keluh Seungwan.
"Hanya itu yang bisa kuberitahu saat ini.."
Seulgi menggengam pergelangan tangan Seungwan. "Dia memang suka bicara sesuatu yang tidak jelas, Seungwan.. tapi percaya padaku, kita beri dia kesempatan dan jikalau nanti dia melakukan kekacauan maka aku sendiri yang akan memastikan penderitaannya ditangan Jack.."
Seungwan mengangguk meski hatinya masih menyimpan keraguan. "Baiklah, aku memang tau jalan lain untuk keluar dari sini..," pasrahnya.
"Aku merasa seperti korban sembelih, jahat sekali kalian.."
"Diam..," kompak Seulgi dan Seungwan.
"Aishh Jinja..," runtuk Jongin.
Seungwan dan Seulgi tidak menanggapi pria itu lagi. Seulgi berjalan menghampiri Yerim yang terbaring lemah diatas sofa. Memutuskan untuk menemani gadis itu dan membiarkan Seungwan menuntun Jongin untuk keluar dari sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Unexpected Mate √
FanfictionKim Yerim sudah yakin betul bahwa ia hanyalah seorang gadis biasa tetapi mengapa ibunya selalu bersikeras membawanya pergi seolah dia adalah sebuah ancaman besar bagi orang lain.. Hingga suatu hari... Kehidupan Yerim berubah drastis ketika dirinya...
