Epilog

14.2K 1K 466
                                        

Nggak ngerti lagi. Ini epilog rasa chapter >,< panjang. Yaaa anggap aja ini epilog merangkap ekstra chapter haha. (Mulmed itu baby Jiseul yang kemarin belum ada pict nya) . .Hope U enjoy it guys... Happy reading ^.^

Five Years Later

Bangtanmoon pack semakin berjaya seiring berjalannya waktu. Banyak hal yang telah terjadi selama lima tahun belakangan ini dimulai dari kedamaian antara kelompok Werewolf dan Demon juga Jongin dan kawanannya di rumah pohon yang mendapat pengakuan dari sang Alpha penguasa Bangtanmoon pack, Jeon Jungkook. Hal itu sebagai bentuk rasa terima kasih pria itu karena telah menjaga serta merawat Yerim dan kedua bayi kembarnya semasa dalam kandungan. Semua berjalan sesuai rencana, tidak ada perang, tidak ada kesedihan, semuanya telah mendapat kebahagiaan mereka masing-masing kecuali, Kim Taehyung, pria tampan yang menyibukkan diri menjalankan tugasnya dan bermain bersama ketiga keponakannya yang menggemaskan..

"Butan beditu menyusunnya, Jisul," celoteh Jeongsan mengomeli Jiseul yang terus saja melakukan kesalahan saat menyusun puzzle, mereka berencana ingin membuat sebuah bangunan yang mirip dengan pack tapi Jiseul selalu mengacaukannya.

"Athu tudah melatutan yang thamu thuluh, Jonsan," bela Jiseul.

"Ahh thudalah, athu lelah,"

"Athu celalu calaah dimatamu, jonsan."

Kim Taehyung yang baru menuruni anak tangga mengalihkan tatapannya saat suara perdebatan kecil kedua bocah, calon Alpha dan Beta yang berstatus keponakannya tertangkap indra pendengarannya. Taehyung mengernyit lalu berjalan menghampiri kedua bocah yang sedang duduk dilantai dengan berbagai macam permainan mengelilingi sekitar tubuh mereka.

"Jeongsan, Jiseul..," panggil Taehyung berjongkok dihadapan keduanya. "Kalian bermain berdua saja? Dimana Chaerim?" tanya Taehyung kemudian.

Jeongsan dan Jiseul saling memandang sebentar membuat Taehyung gemas hanya dengan melihat tingkah keduanya. Jeongsan kemudian menjawab, "Nuna Chae sedang thidul, nuna melalangku mengganggunya."

"Lalu kemana ibu dan ayah kalian?"

"Appa dan Eomma lagi ada uluthan di thamal jadi kata appa, Jiseul main dulu dengan Jongsan," Jiseul menjawab.

Taehyung mendengus, ia memejamkan kedua matanya memutuskan me-mindlink ayah dari dua bocah yang kembali asik bermain dihadapannya.

"Hey kalian, yang merasa punya anak bernama Jeongsan dan Jiseul. Aku sebagai paman mereka hanya mau meminta ijin untuk membawa mereka jalan-jalan. Kasihan mereka jika ditelantarkan seperti ini oleh orangtua mereka.."

Tidak ada jawaban...

"Ya sudah, aku pergi," tutup Taehyung memutuskan mindlink secara sepihak.

Seusai meminta ijin entah didengar atau tidak tapi Taehyung tidak akan mengubah rencana untuk membawa dua keponakannya keluar.

"Jiseul, Jeongsan," panggil Taehyung mendapat perhatian dari kedua keponakannya, "Mau ikut paman tidak?" tanyanya kemudian.

Jeongsan dan Jiseul saling memandang lagi dan tanpa berpikir panjang keduanya melompat berdiri, mengangguk antusias lalu berhamburan memeluk Taehyung membuat tubuh lelaki jangkung yang tidak siap menerima serangan dari kedua bocah itu tersungkur ke belakang.

Unexpected Mate  √Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang