Extra Part

507 8 0
                                        

Bersamamu begitu bahagia, denganmu aku merasa sempurna

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Bersamamu begitu bahagia, denganmu aku merasa sempurna. Kamu adalah harapanku yang tuhan berikan paling indah.

-Alfi❤Adira

****

Adira mengerjabkan matanya perlahan, saat bunyi alaram membangunkan tidurnya yang nyenyak.

Adira menoleh kesamping dan mendapatkan Alfi yang masih tertidur pulas, "Ahh mungkin Mas kecapean." pikirnya, Adira menghela nafasnya.

"Mas," Adira mengusap lengan Alfi.

"Mas bangun yuk, kita sholat subuh dulu."

"Iya sayang ini udah bangun, kamu duluan gih ngambi wudhunya." ucap Alfi dengan nada serak khas orang yang baru bangun tidur.

Ngomong-ngomong soal panggilan 'sayang', Alfi sudah cukup sering memanggil Adira dengan sebutan itu. Walau sering, tetapi Adira tidak pernah bosan saat Alfi memanggilnya dengan sebutan manis itu.

Setelah selesai sholat berjama'ah, Alfi kembali kekasur dan Adira berjalan keluar kamar rumaj mereka. Ya, sekarang Alfi dan Adira sudah mempunyai rumah sendiri untuk ditinggali, ini semua berkat kerja keras Alfi sebagai CEO.

"Mau kemana?" tanya Alfi saat melihat Adira berjalan keluar kamar.

"Mau masak, Mas istirahat lagi aja, nanti Adira buatkan sarapan."

"Jangan terlalu capek ya," ingat Alfi saat ia berdiri dari kasur dan mendekat pada Adira.

"Ingat ada kehidupan dirahim kamu." Alfi mengelus perut Adira yang sudah membuncit.

"Iya sayang." balas Adira dengan senyuman mengembang.

"Mas bantuin yuk masaknya!"

"Bukannya Mas lelah ya, kan tadi malam lembur sampai larut malam."

"Enggak kok, selama melihat senyum kamu Mas langsung semangat lagi hehe."

Senyum Adira lagi-lagi mengembang, ia merasa sangat dimanjakan Alfi sekarang.

***

"Mau masak apa?" tanya Alfi melihat bahan-bahan dikulkas.

"Mas maunya apa?"

"Kok balik nanya! Hmm... Sup gimana?"

"Ok kita masak sup, Mas tolong kupas dan irisi kentang dan wortelnya ya, Adira mau menyiapkan bahan yang lain."

Stay [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang