Empat Satu

33 6 28
                                        

Flashback on..

"Kamu!" kata Nahee berdiri.

"Aku turut berduka cita ya." kata pria itu. Nahee diam. Pria itu bergegas membawa Nahee pergi keluar dari pemakaman.

"Suho lepas!" teriak Nahee membuat Suho berhenti.

"Kim Nahee!" panggil Suho.

"Ngapain kamu disini?" tanya Nahee.

"Ikut aku yuk." ajak Suho.

"Kemana?" tanya Nahee.

"Aku mau ngobrol sama kamu. Kita ke Cafe Pelangi aja gimana?" tawar Suho. Nahee diam sejenak. Berfikir akan menerima tawaran Suho atau tidak.
Nahee pun mengangguk.

Suho dan Nahee sudah berada di Cafe Pelangi. Cafe dimana pertama kali mereka bertemu. Sampai pada akhirnya mereka menjalin hubungan.

"Lama gak ketemu ya Hee. Kamu masih sama." kata Suho.

"Hm iya" jawab Nahee singkat.

"Sebenci itukah kamu sama aku Hee?" tanya Suho to the point.
Nahee diam.

"Kenapa kamu lebih percaya sama spekulasi kamu sendiri? Tanpa liat dari sudut pandang lainnya?" tanya Suho. Nahee masih diam.

"Kamu percaya aku selingkuh dari kamu?"

"Asal kamu tau hee, ngedenger berita kamu pacaran sama Seongwoo bikin aku sakit. Bener bener sakit. Dan aku terlambat untuk semuanya." lanjut Suho sendu.

"Aku nggak tau sampe segininya kamu ngebenci aku." Nahee masih saja diam.

"Jawab aku Hee!" ucap Suho.

"Mana ada orang selingkuh ngaku." kata Nahee datar.

"Aku bakal jelasin semua ke kamu. Karena aku nggak tau kapan waktu akan mempertemukan kita lagi." kata Suho. Nahee mencoba untuk mendengarkan.

"Aku sama Naeyon nggak selingkuh. Waktu itu aku punya alasan sendiri kenapa nggak dateng nemuin kamu. Aku udah mau jalan kesana, tapi tiba-tiba mobil aku tanpa sengaja nabrak Naeyon yang jalan tanpa nengok kanan kiri. Aku ngebawa Naeyon kerumah. Dia pingsan. Aku ninggal dia ke dapur. Pas aku balik ke kamar ternyata dia udah bangun. Disitu aku nggak tau kalo dia ngangkat telfon kamu."

"Aku tau kamu sakit, tapi.."

"Waktu itu aku gabisa nemuin kamu karena.. Naeyon ngancem aku bakal ngelukain kamu kalo aku balik sama kamu." kata Suho menyesal.

"Aku sayang sama kamu Nahee. Aku nggak mau kamu terluka." kata Suho.

"Terus?" tanya Nahee yang sudah mulai terbuka untuk mendengar penjelasan Suho.

"Banyak yang bilang ke aku kalo kamu jadian sama Seongwoo. Disitu aku ngerasa kamu udah nemuin orang yang ga akan nyakitin kamu kaya aku. Tapi asal kamu tau, aku selalu merhatiin kamu dari kejauhan. Tanpa kamu sadari itu." jelas Suho.

"Nahee? Apa kita masih bisa-"

"Nggak! Maaf, untuk saat ini aku.." Nahee menundukkan kepalanya.

"Aku tau, masih sulit buat kamu neriman kenyataan kalo Seongwoo ninggalin kamu kan." kata Suho menggenggam tangan Nahee.

"Aku permisi!" Nahee bangkit dari kursinya dan berlalu pergi. Suho ingin mengejarnya namun dia tau kalau Nahee butuh waktu sendiri.

Nahee pulang dengan Taxi. Didalam Taxi dia menangis. Sesampainya dirumah, dia berlari ke kamarnya. Mengunci kamarnya.

"Kenapa! Kenapa semuanya jadi kaya gini." kesal Nahee masih dengan tangisannya.

"Seandainya kak Seongwoo masih disini."

Love StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang