Dua Puluh

31 7 8
                                        

Minhyun datang menghampiri Yoora yang sudah menunggunya dibangku taman.

"Nih ice creamnya." Minhyun memberikan ice cream coklat kesukaan Yoora.

"Makasih." terima Yoora tersenyum.
Minhyun duduk disampingnya.

"Habis ini mau kemana?" tanya Minhyun sambil menyelipkan rambut Yoora yang tidak terikat ke belakang telinga Yoora.

"Emm Nahee ngajak aku ketemu. Mau cerita katanya." jawab Yoora masih menikmati ice creamnya.

"Yahh, ngga bisa pergi sama aku nih berarti?" kata Minhyun dengan nada imutnya.

Yoora malah asyik memakan ice creamnya. Minhyun menghela nafasnya.

"Sini ra!" kata Minhyun menyuruh Yoora duduk menghadap ke samping.
Yoora menghiraukan Minhyun. Minhyun yang kesal diabaikan dengan segera membalikkan tubuh Yoora agar menghadap kesamping.

"Kalo ngikat rambut tuh yang bener. Liat nih masih banyak rambut yang belum ikut ke ikat." kata Minhyun membenarkan ikatan rambut Yoora yang berantakan. Yoora hanya tersenyum senang.

Minhyun dengan seksama mengikat rambut Yoora. Rambut Yoora yang sekarang dipotong pendek menjadi sulit diikat dengan rapi. Minhyun tetap berusaha sebisanya.

"Selesai!" ucap Minhyun lega.

"Kak?" panggil Yoora tersenyum. Minhyun sudah bersiap mendengarkan apa yang akan Yoora katakan.

"Makasih ya." kata Yoora masih dengan senyumannya.

"Makasih untuk?" tanya Minhyun penasaran.

Yoora mencium pipi Minhyun sekilas kemudian berlari meninggalkan Minhyun.

"Udah berani ya kamu sekarang." teriak Minhyun bersiap untuk mengejar Yoora.

"Kejar sini!!" teriak Yoora menggoda Minhyun. Minhyun pun berlari mengejarnya. Mereka berdua berlari mengelilingi taman.

Matahari semakin terik, Minhyun mengajak Yoora untuk kembali ke rumah.

Sampai dirumah mereka membaringkan tubuh kelantai ruang tengah.

"Panas!" kata Yoora mengipas wajahnya dengan tangannya.

"Kamu janjian sama Nahee jam berapa?" tanya Minhyun.

Yoora lupa kalau harus menemui Nahee dicafe. Pasti Nahee sudah menunggunya. Yoora berlari masuk ke kamarnya. Mengganti bajunya kemudian keluar setelah beberapa menit.

"Aku pergi sekarang ya. Nahee pasti udah nunggu." kata Yoora memakai sepatunya.

"Ku antar ya. Yuk! Tante pamit ya!" teriak Minhyun yang didengar mama Yoora dikamarnya.

"IYA ATI-ATI YA! JANGAN KEMALEMAN PULANGNYA!" teriak mama Yoora.


LINE

Nahee
Dimana ra?
Aku udah dicafe
Meja nomor 2 ya

Yoora
Otw nih
Bentar lagi sampe
Oke

Nahee
Sip
Buruan ya
Haha
(Read)

"Yaudah kak. Makasih ya. Ati-ati dijalan jangan ngebut." kata Yoora.

"Iya, kamu mau aku jemput aja nanti?" tanya Minhyun.

"Engga aku naik taxi aja sama Nahee. Duluan ya kak. Bye." Yoora keluar dari mobil. Minhyun membuka kaca mobil kemudian melambaikan tangannya dari dalam mobil.

Love StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang