The Nineteenth Chapter

595 73 37
                                        

"N..neo.. Nu-nuguya?" tanya Woohyun takut. Orang yang ia tanya hanya memandangnya dengan mata merah yang menyala.



Happy reading... 😚





Woohyun memperhatikan lagi dengan seksama. Gadis itu -yang sepertinya- sedang menilai penampilan nya. Gadis itu juga cantik, sangat cantik malah dimata nya. Mata yang besar berwarna merah, hidung mancung, bibirnya yang tipis, rambut coklatnya yang panjang dan bergelombang, juga bentuk badannya yang sangat ideal.


"Jadi kau orang itu, Kekasihnya Sunggyu? Cihh, selera Sunggyu benar-benar payah! Kau tidak punya sepersen pun kesempurnaan ku! Tapi kenapa Sunggyu bisa suka dengan mu? Dan yang lebih parahnya lagi, kenapa kau yang harus menjadi takdirnya Sunggyu? Aku bahkan tidak habis pikir dengan ini semua" Ucapan tajam wanita itu benar-benar membuat Woohyun terpojok.



Siapa dia? Kenapa dia tiba-tiba datang dan mencaci maki ku seperti itu? Mungkinkah dia Sera? Yang diceritakan oleh Sunggyu semalam? Secepat itu kah ia datang kehadapan ku? Bahkan aku belum menyiapkan mental sama sekali.




"Aku Sera, selama ini aku yang selalu mengejar Sunggyu. Dia sudah seperti pangeran untuk ku, wajahnya dan kemampuan nya yang sangat sempurna membuat ku jatuh cinta pada Sunggyu. Padahal aku sangat berharap yang akan menjadi takdir Sunggyu adalah Aku. Tapi ternyata, takdir Sunggyu hanya seorang siswa yang belom lulus SMA, jelek, dan tidak ada menariknya sama sekali. Hah! Aku benar-benar pusing memikirkannya" Lanjut Sera lagi


Seperti tersihir dengan ucapan Sera tadi. Kini Woohyun benar-benar down mendengarnya saat dia mengatakan diri nya Jelek? Tidak menarik?



Entah dapat kekuatan darimana, Woohyun maju selangkah dan membuat Sera yang berada didepan nya itu mengerutkan dahinya bingung.


"Kau fikir kau ini siapa hah? Memangnya kenapa kalau aku jelek? Kalau aku tidak menarik? Lagian, Sunggyu cinta padaku apa adanya. Dia juga tidak pernah mempermasalahkan itu dengan ku. Dan lagi, kenapa jadi kau yang sewot? Ini kan hubungan ku dengan Sunggyu, kenapa jadi kau yang ikut campur, hah?!" kata Woohyun dengan nada yang terdengar sombong. Entahlah, Woohyun juga tidak tau kenapa nada bicara nya jadi seperti itu.

"Heh- kau itu hanya manusia biasa tapi kau sudah sombong seperti itu dihadapan ku. Apa kau tidak takut aku bunuh? Hah?!" Bentak Sera pada Woohyun.


"Dan seharusnya yang menjadi takdir Sunggyu adalah orang yang lebih pantas untuk dia, contohnya aku. Kau itu hanya manusia biasa yang jelek juga bodoh dan tidak tahu apa-apa tentang kami" Sambung Sera.


Woohyun melihat mata Sera berubah menjadi merah gelap.


Sama seperti pertama kali ia melihat mata Sunggyu saat itu, mendadak semua persendian nya terasa lemas. Woohyun bahkan seperti merasa tak punya tulang saking lemasnya.


Woohyun melihat Sera yang berjalan mendekati nya tapi tiba-tiba saja terhenti, bersamaan dengan sesuatu yang menghalangi mata nya, Woohyun mengenali tangannya. Itu adalah tangan Sunggyu. Tangannya menutup penglihatan nya agar tidak melihat wajah Sera lagi.



"Sudah ku duga kau akan datang sekarang Sera" Ucap Sunggyu mendesis bahkan Woohyun mendengar nada murka dan jijik dalam suara Sunggyu. Tubuh nya direngkuh dengan kuat oleh Sunggyu, Ia memegangi seragam mengajar yang dipakai Sunggyu dengan tak kalah kuat. Sunggyu menahan tubuh nya semakin lama yang semakin lemas itu.



Sera panas melihat itu semua, terlihat jelas jika ia sangat murka kepada Woohyun.


"Kau lupa dengan perkataan ku waktu itu Sunggyu, Aku kesini juga ingin melihat kekasih mu itu. Dan aku benar-benar kaget saat melihat dia, hahaha" ucap Sera tertawa seakan meremehkan Woohyun.


My Love Is VampireTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang