Vania menikah dengan laki laki yang tidak ia kenal diumurnya yang masih 18 tahun, diamana laki laki itu masih peduli dengan mantannya.
Bagaimana Vania harus bertindak untuk kedepannya?.
Sebelum baca di vote dulu ya sesudah baca di comment , semoga suka sama ceritanya ......... Happy reading all
----
Sudah sepuluh menit Vania masuk ke kamar mandi tapi tidak juga keluar .
"Sayang"Panggil Sehun dari luar
"Bentar"kata Vania dan membuka pintu menunjukkan muka cemberut.
"Apa hasilnya ?"tanya Sehun dan Vania pun menyodorkan sebuah testpack .
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kamu kecewa kan ,sama aku?"tanya Vania ke Sehun .
"Enggak kok , mungkin kita kurang usaha "kata Sehun .
"Maaf"kata Vania .
"Kenapa minta maaf sih , gak papa sayang ..masi panjang waktu kita ".
"Tapi ngomong ngomong tadi kan aku beli tiga testpack kenapa tinggal satu?"tanya Sehun yang membuat Vania panik .
"Hah???Oh itu uda aku buang ,hasilnya sama "kata Vania mencoba menenangkan diri .
"Aku minta maaf ya Sekali lagi"kata Vania memeluk Sehun .
"Gak papa sayang ,ayok jangan bahas lagi ,sarapan yuk"kata Sehun menarik Vania ke ruang makan .
Setelah sarapan Vania dan Sehun memutuskan untuk pergi ke supermarket untuk membeli keperluan bulanan .
"Uda siap?"tanya Sehun mengintip dari balik pintu .
"Uda ,sebentar aku ambil tas dulu"kata Vania yang sibuk dengan barang nya .
Saat sampai di supermarket seperti biasa Vania berbelanja kebutuhan kebutuhan mereka seperti biasanya .
"Eh,dek ketemu lagi"suara kakek kakek dari belakang yang mengundang Vania dan Sehun untuk berbalik.
"Eh kek ,nek apa kabar ?"sapa Vania
"Baik nak,gimana uda ngisi nak?"tanya Nenek ke Vania
"Hahahaa,Doakan aja Nek"Vania tertawa dan tersenyum begitu juga dengan Sehun
"Iya amin "ujar sang Nenek dan Kakek
"Uda lama gak ketemu yah ,dulu pertama ketemu kalian itu lagi manja manjaan di tempat susu ibu hamil ,ingat kalian selalu membawa memory kita dulu ya,Ma "kata Kakek ke Nenek .
"Hahaha,namanya masi muda ya gitu ,Pa yauda deh kita lanjut belanja dulu ya nak"kata Nenek mengakiri perbincangan .