💚❤💚❤💚❤💚
-----------
"Terima kasih,"
Jungkook menoleh kearah sooyoung,"untuk apa?" jungkook kembali memfokuskan matanya pada jalanan didepannya.
Tadi secara tiba-tiba tepat saat dirinya akan memasuki lift untuk segera pergi dari apartemen taehyung -setelah dirinya diusir-sooyoung menyusulnya dan tanpa kata langsung berdiri disebelahnya dan hingga kini mereka tengah berkendara bersama.
"Terima kasih sudah membantuku untuk bercerai." ucap sooyoung sendu.
"Kau yakin akan hal itu?" tanya jungkook dan sooyoung mengangguk walaupun ragu.
Meliat itu jungkook terkekeh, "aku bisa menggantikan posisi taehyung untukmu."
Sooyoung mendesah, "aku bosan mendengar itu,"
"Hahaha! Aku serius, kalau bisa sekarang pun aku siap." kekeuh jungkook.
Sooyoung memukul lengan jungkook, "berhenti, fokuslah pada jalanan."
Jungkook pun menghentikan tawanya, entah kenapa harusnya ia senang kini taehyung dan sooyoung akan segera bercerai tapi yang ia rasakan malah sebaliknya, ada rasa tidak rela selama beberapa hari ini mereka bersama, kini jungkook lebih senang menjadi kakaknya dibanding kekasihnya.
--------
Setelah mengantarkan sooyoung, jungkook pun kembali pulang ke apartemennya.
Kini ia dan sooyoung sangat dekat, sooyoung telah melupakan kesalahan jungkook padanya dan karena itu pula kini mereka berteman saling bertukar cerita.
Jungkook memasuki apartemen sambil bergumam. Ia telah menghabiskan waktu kesekian kalinya denan sooyoung. Ini sering terjadi, jungkook yang menjadi lelaki yang selalu mengantarkan sooyoung ketempatnya.
Terdapat Seorang pria didepan pintu apartemen jungkook, memasukkan tangan ke saku celananya menatap jungkook dengan lesu.
"Kembalikan sooyoung padaku," terdengar nada putus asa disana.
"Cih.." jungkook mengejek, "bagaimana jika aku tidak mau?"
Taehyung menatap tajam jungkook. "Jangan main-main denganku,"
Taehyung bergerak mendekati jungkook.
"Jangan lupakan satu hal, dia adalah istriku. Dan kau tidak ada hak untuk menahannya." ucap taehyung tajam.
Jungkook tertawa meremehkan, "cik.. Cik.. Cik.. Dengar, aku tidak menahannya, gadis itu sendiri yang datang padaku, meminta tolong padaku dan meminta perlindungan dariku." terdapat jeda disana, "bukan padamu." ejek jungkook.
Jungkook bergerak melewati taehyung, terdengar helaan nafas di belakangnya, penuh rasa sedih, putus asa, frustrasi dan segala rasa bersalah lainnya.
Jungkook menutup matanya, ia mencintai sooyoung tapi tidak sebesar Cinta taehyung pada gadis itu.
Apakah keputusannya ini benar? Atau akan menyakiti hatinya?
"Dia ada di dongdaemun, vintage apartemen, kamar no 23. Good luck."
Terbesit harapan bagi taehyung, ia tersenyum.membayangkan dirinya dan sooyoung akan segera bersatu kembali.
"Baiklah, kau punya no ponselnya kan?" Tanya taehyung.
Jungkook mengangguk dan memberikan no ponsel sooyoung.
"Terima kasih," ucap taehyung.
Jungkook menghela nafas, "bagaimana dengan kakakku?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Make Me Love You
Fanfiction[# 1 in Vjoy 040818] [#14 in Joy 040818] [# 3 in sooyoung 040818] Taehyung dan sooyoung yang sama-sama terjebak dalam perjodohan mengharuskan mereka menikah, kala cinta sudah menyelimuti keduanya, namun seorang wanita menghancurkan kebahagiaan mer...
