Neta berusaha membujuk Mishall untuk ikut menyaksikan pertandingan basket SMA nya. Hanya Mishall yang belum berhasil ditaklukan. Lita dan Lysta sudah berhasil ikut sedangkan Mishall masih belum luluh juga.
" nonton bentar aja nggak papa kali Shall " ucap Lysta.
" iyaa bentar doang habis itu pulang " saat ini Lita ikut bicara.
" iya ayooo Shall bentar ajaaaaa " rengek Neta.
" Neta, Lita, Lysta..... Hari ini si manis jembatan suramadu lagi nggak bisa pergi. Aku harus bantuin kak Sheilla nyiapin resepsi pernikahannya, hari ini hari terakhir nyiapin. Besok baru aku bisa pergi " ketiganya terlihat sedih karena mereka tidak bisa pergi bersama.
" kalian kalo mau nonton, nonton aja. Masa cuman gara-gara aku kalian nggak jadi nonton " perintah Mishall.
" tapi emang nggak papa Shall? Lo nggak pengin ketemu sama Rio? " ucap Lita spontan. Mishall mengangkat sebelah alisnya bingung.
" MISHALL TEMEN-TEMENNYA SURUH MASUK AJA SINI " teriak Raveena.
" MEREKA MAU PERGI MAH " ketiganya menutup telinga mereka karena mereka tau betapa kerasnya suara Mishall.
" ya udah Shall kita pergi dulu yaa bye " ucap Neta. Semuanya saling berpelukan.
" ihh alay ahhhh " Mishall melepaskan pelukan teman-temannya. Ketiganya cemberut sedangkan Mishall justru malah tertawa. Mishall melambaikan tangannya saat ketiga temannya pergi.
***
SMA Ganesha memenangkan pertandingan dan melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan beberapa tim basket sekolah lain.
" yang lo gelisahin nggak terjadi Rell. Jadi lo jangan berpikiran negatif dulu yaak " ucap Rio sambil merangkul Darrell.
" hehe ya gue kan udah tau banget ama tuh nek lampir. Dia selalu bikin keributan " cemberut Darrell. Rio justru tertawa sangat keras.
Rio berhenti ketika menemui Neta, Lita dan Lysta. Dia tidak menemui ada Mishall bersama ketiga temannya. Dia melepaskan rangkulannya terhadap Darrell dan mendekati ketiga teman Mishall.
" loh? Kalian cuman bertiga? Mishall nggak ikut? " tanya Rio bingung. Ketiganya menggelengkan kepala.
" kenapa? " Rio kembali bertanya.
" jadi hari ini itu hari terakhir persiapan resepsi pernikahan kakaknya Mishall. Dia bantu buat persiapin semuanya dan alhasil dia nggak bisa ikut nonton " jelas Neta.
" tenang aja Yo, lo mau kirim salam ke Mishall? Kirim makanan? Atau kirim lope lope ke Mishall? Gue sampein kok " Lita berusaha menenangkan Rio.
" wait wait wait resepsi kakaknya Mishall kan bukan besok " ucap Rio.
" lahhhh lahhh kok lo tau sih Yo? " tanya Lysta bersamaan dengan Neta.
" iya gue diundang. Aaron, Calief, Darrell juga diundang " jelas Rio. Ketiganya semakin heran. Kenapa bisa Rio dan ketiga temannya diundang?.
***
Misall masih sibuk dengan kegiatannya mempersiapkan resepsi pernikahan milik kakaknya. Tidak hanya Mishall, semua anggota keluarga termasuk calon pengantin, Sheilla dan Daffa juga ikut sibuk. Mishall kebagian tugas merangkai bunga di taman depan rumah untuk penyambutan tamu.
" hai Shall " sapa seorang laki-laki yang datang dari arah gerbang.
" ehhh? Kok kamu disini? Ngavain? " heran Mishall melihat Garen datang ke rumahnya. Garen tersenyum melihat Mishall mengenakan celana pendek di atas lutut dan baju oblong berwarna putih.

KAMU SEDANG MEMBACA
MISHALL
Teen FictionRank #1 Geng motor 8/8/18 Rank #3 Ceria 8/8/18 Rank #10 Coolboy 8/8/18 Mawar hitam 1. Elegant, ya lo itu cewe elegant yang nggak banyak neko-neko. 2. Indah, lo enak dipandang, nggak bosenin dan manisnya lo itu nggak baik buat jantung gue. 3. Berharg...