26. Seperti Anak Kecil

49 2 0
                                        

" Shall " panggil Rio. Mishall pun menoleh ke arah Rio.

" aku mau ngomong sesuatu " ucap Rio.

" ya udah sok ngomong aja. Kenapa? " jawab Mishall.

Rio sedang menyusun kata-kata yang akan dia ucapkan di depan Mishall secara langsung. Ada rasa gugup, deg-degan, senang bercampur aduk.

" lama banget kek nungguin berkicot selese balapan! " ujar Mishall.

" sebenernya, ada cewe yang lagi aku sukai saat ini. Aku nggak tau dia juga sebaliknya atau nggak sama aku " jelas Rio. Matanya tetap tertuju pada jalanan.

" terus? " ucap Mishall serius mendengarkan cerita Rio. Mishall menatap Rio lekat-lekat. Rio yang ditatap serasa sedang melakukan uji nyali. Jantungnya berdegub kencang, aliran darahnya mengalir dengan deras. Akhirnya Rio pun melanjutkan ceritanya.

" aku berharap dia juga punya rasa yang sama ke aku " ucap Rio. Pandangan Mishall pun tak lepas dari Rio.

" emangnya siapa cewe yang kamu suka? " ucap Mishall tiba-tiba. Rio pun kikuk mendengar pertanyaan Mishall. Dia bingung harus menjawab apa, akankah ia jujur atau terus menyimpan sampai nanti waktu nya tepat barulah ia berkata jujur.

Rio menepikan laju mobilnya. Dia menghadap kearah Mishall sambil menatap mata Mishall lekat.

" kamu mau tau siapa? " tanya Rio, Mishall pun mengangguk dengan baby face nya yang membuat Rio gemas.

" dateng besok ke Jogja. Dan kamu akan tau siapa " ucap Rio sambil mengacak-acak rambut Mishall dan kemudian melajukan mobilnya kembali. Mishall melongo tanpa berkata.

" sekarang kita pulang, kamu mandi dulu. Nanti siang aku jemput yaa " ucap Rio sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah Mishall. Mishall pun melihat itu semata-mata.

" ihhhhhh aku jijiq sama kamuuuu " seru Mishall dengan gayanya yang seperti anak-anak. Rio pun tertawa.

***

Panggilan dari Neta masuk ke ponsel milik Rio. Rio yang sedang tidur tak tau ada panggilan dari Neta. Neta geram dengan Rio yang tak kunjung mengangkat panggilan darinya.

Seorang wanita masuk ke kamar Rio. Arisha menjumpai anaknya sedang tidur terlelap tak memakai baju. Ia tau kalau anaknya baru selesai mandi.

Saat Arisha sedang menyelimuti Rio, ia menjumpai ada panggilan masuk ke ponsel milik anaknya itu. Tertera sebuah nomer tanpa nama. Kemudian Arisha mengangkat panggilan tersebut.

Terdengar suara perempuan dari seberang.

" halo? " ucap perempuan dari seberang.

" iya halo ini siapa yah? " tanya Arisha.

" eee, Ini Neta temannya Rio " jawab Neta. Dia sedang berpikir siapa perempuan dibalik suara itu.

" ohh temennya Rio, ini mamahnya Rio sayang, ada perlu apa? Rio nya lagi tidur " jelas Arisha pada Neta.

" ohhh iya tante, sebenernya Neta ada perlu sama Rio, tapi ya udah nanti aja tante kalo Rio nya udah bangun hehe " ucap Neta.

" ya udah makasih tante " lanjut Neta seraya menutup teleponnya.

Dirinya masih resah karna bukan Rio yang mengangkat panggilan darinya tadi,  sedangkan dia sedang membutuhkan informasi dari Rio.

Saat Neta sedang bermain dengan ponselnya, dia melihat ada panggilan masuk tertera nama 'Rio' pada layar ponselnya. Buru-buru Neta mengangkat panggilan tersebut.

" halo Yo " ucap Neta.

" iya Ta ada apa? " suaranya parau khas orang bangun tidur.

" lagi sama Aaron nggak? " tanya Neta to the point.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 15, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

MISHALLTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang