BAGIAN 20 (LOVE)

767 32 0
                                    

Aku pergi kekamar Mandi setelah selesai menaruh nampan. Aku lebih pilih tidur di sofa , yang penting Masih dekat dengan peter

Aku terbangun jam 2 dini hari , tiba tiba saja , bukan akrena aku terkena sidrom atau apa, yang jelas aku ingi nmengganti pakaianku , karena tidak nyaman tidur saat masih memakai baju kerja.
Aku mengulurkan tangan kebelakangku, aku tak merasa ada tanda tanda gwen yang tidur disampingku.
Aku menoleh ke samping , aku mengernyitkan dahi
"Kemana Gwen?.." pikirku aku mengedarkan seluruh pandangan kamarku. Ya tuhan...
Aku baru sadar ternyata gwen tidur di sofa.
Damai wajahnya kulihat. Bibir pink nya tenggelam antara kedua pipinya yang menggemaskan.
Aku beranjak berdiri menghampiri sofa. Aku menatap wajahnya.
Perlahan lahan aku mengangkat tubuhnya ke tempat tidur .
Ia terbangun.
"Enghh... ada apa peter?" Dia mengucek matanya, aku masih menggendong ala bridal style.
"Tidurlah sayang..kulihat kau kedinginan , makanya aku memindahkanmu".aku mulai menaruh tubuh mungulnya diatas tempat tidur. Pergi beranjak lagi mengambil selimut di sofa . Lalu mennyelimutinya , aku mencium dahinya.
Sudah selesai berpakaian baju tidur, aku pergi tidur disamping gwen,aku menatapnya dari belakang. Tepat sekali dia berbalik ke arahku, tangannya terulur memelukku.
Jangan berbalik sayang...
Dia meresponku , lalu menggenggam erat tanganku yang bertumpu diatas perutnya.

Sinar matahari mulai membuat wajahku hangat , sambil menguap aku menggeliat diatas sofa.
Wait! Ini bukan sofa tapi kasur.
Sejak kapan aku tidur dikasur, seingatku disofa , aku bangkin duduk, lalu mengucek ngucek mataku agar pandangan tak kabur lagi. Saat kulihat ke samping , peter tak ada "kemana dia?"
Aku beranjak ke cermin sambil memakai kacamata bulatku lalu seraya Menyisir , mengikat rambutku.
Aku keluar dari kamar, pelayan sudah berpakaian sangat rapi di sudut setiap ruangan.
Aku bertanya kepada seorang pelayan yang sedang membersihkan meja .
"Kemana peter?" , pelayan itu menjawab dengan ucapan tersenyum
"Tuan peter sedang olahraga nyoonya diruangan itu". Pelayan sambil menunjuk ruangan tempat peter olahraga bersebrangsn dengan taman belakang.aku menggangguk,
Aku mengintip sedikit pintu yang terbuka. Kudapati peter sedang olahraga treat mill
Peter mungkin sepertinya menyadari lalu ia melihat kearsh pintu. Aku buru buru menjauhkan pandangan.
Jantungku berdetak tak karuan, kekar sekali tubuhnya.keringat keringat membasahi tubuhnya yang atletis itu.
"Gwen sedang apa?" . Peter menyapaku , aku terkejut sontak saja hampir teriak.
"Jangan teriak" dia menutup mulutku.
"Temain aku olahraga ya" . Aku masih menatapnya , aku melepaskan tangannya dari mulutku. Peter keheranan melihatku.
"Kau tidak mau ya?". Ucapnya dengan nada tinggi.
Eemm ba,..baklah ,jawabku getar . Peter tersenyum kepadaku.
Aku masuk keruangan tempat dia olahraga, sangat bersih dan nyaman. Bisa kurasakan sinar matahari masuk lewat celah jendela besar.aku duduk disalah satu alat olahraga peter dengan duduk menyimpul.
Peter melihatku sambil menggulung sehelai kain di telapak tangannya.
Aku susah payah menelan ludah , mulutku komat kamit membaca doa, karena sekarang ini aku sedang berhadapan dengan MAKHLUK TAMPAN YANG ASAL USULNYA TAK JELAS!!
Peter Menumbuk samsak yang ada didepannya dengan sangat kuat seraya menendangnya.
Suasana sangat hening . Peter sedang asik dengan aktivitasnya , aku asik saja melihatnya.
Aku ingin menutup mata tetapi tanganku takbisa.
Tubuhnya dengan otot yang tercetak sempurna, garis wajah yang Berbidang,tatapan matanya yang sangat meluluhkan hati, sangat sempurna sekali!
Peter menatapku dengan tatapan ... ah sial!
Makhluk ini tak henti hentinya menatapku , mengapa dia tak Fokus saja dengan aktivitasnya,aku menunduk
Peter memecahkan keheningan diantara kami berdua
"Aku sudah ahli dalam berkelahi .tidak ada yang berani macam macam denganku , bahkan denganmu , calon istriku!"
Ucapnya serius .
"DIH!" , aku mengejeknya.
"Kalau begitu , jika kau berani , tumbuk aku" . Ucapku asal .
"Menumbukmu sayang??.., Hahaha sangat mudah sekali , cukup dengan menumbuk hatimu saja , kau sudah jatuh didalam pelukanku , bahkan terbuai Dengan Pelukanku!!". Ucapnya serius sambil tertawa lepas.
Aku menantangnya , aku berdiri seraya menghampirinya.
"Kalau begitu tumbuklah" . Ucapku dengan gaya sok sok an.
"Yang ada kacamatamu retak sayang..."
Lagi lagi ia tertawa lepas, sambil tertawa aku menumbuk perutnya.ekspresi peter berubah ,
"Kau ingin bermain main denganku?" .ucapnya dengan gaya otoriter.
"Jika kau mau" .balasku. aku dulu juga pernah belajar karate waktu SMA , mungkin sekarang masih berguna.
Aku memplintir tangan peter seraya memainkan 1 tangan kanan kearah wajahnya.
Peter menarik tanganku lalu mengunci tubuhku.
Aku tak tinggal diam, aku mendorong dadanya dengan kedua tanganku.
Tetapi sungguh diluar dugaan , peter menangkap tanganku dengan cepat ceraya memutar tubuhku menghadap ke belakang.
Dia mengunci semua pergerakanku seraya meletakkan lengannya di daersh leherku, aku tak bisa membalasnya lagi, dia tidak mencekik , tpai mengunciku.
"Aku suka caramu, kau belum ahli sepertiku , ini saja aku baru menggertakmu kau sudah tak bisa apa apa, masih ingin bermain denganku sayang...?" .
Dia melepaskan lengannya dari leherku lalu memutar tubuhku untuk berhadapan dengannya, aku terpaku, dia menatap bola mataku lekat lekat , dan beralih memegang daguku
"Aku suka mempunyai calon istri sepertimu yang banyak tingkah sayang..."
Lalu ia berlaih menyubit pipiku.
"Kau memang calon istri yang menggemaskan , bagaimana tidak aku saja terobsesi padamu".seraya mencium dahiku. Aku masih tetap saja bergeming. Dia memelukku erat sambil berbisik
"Aku mencintaimu , ayo kita sarapan" .pipiku memanas , aku membalas memeluknya dengan erat, dia tersenyum lagi.
Sungguh pria ini sangat mempesona, sampai aku luluh dibuatnya. Lalu dia menggandeng tanganku sampai keluar dari ruangan itu menuju ruang makan.

.....

Nah Biang Dari semua Part Romantis ini Nih....

Klo ada yang nanya kenapa Gdikasi Gambar... heehe Biar seruu, Biar buat gambaran sendiri ama Doii.

Ngimpi lo un❤

Wkwkwkw

Thankyou all...tembus ratusan aja udah seneng.

Btw nih aku Buat Novelnya Genre (....)

Isi sendiri dah wkwk❤

Next...

You Know How To Find MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang