Now playing 🎧 : kutunggu kau putus -Sheryl sheinafia
Saat perempuan bilang baik - baik saja. Percayalah, ia sedang tidak baik - baik saja
Dan terluka
- Eulachacha waikiki
💡💡💡
Hari pertama masuk sekolah. Kelas baru, suasana baru, tapi tidak dengan teman. Yudhis harus berhadapan dengan Naufal, si Budak cintanya Tyas. Mereka memutuskan untuk duduk di bangku yang sama, dengan Alasan masih sama - sama mencintai. Yudhis dan Naufal terbilang cukup mesra dibanding yang lain, bahkan Tyas sendiri pernah merasa bahwa Yudhis dan Naufal terlibat hubungan sesama jenis. Ternyata tidak, setelah mendengar Yudhis jadian, Tyas sadar bahwa keduanya masih di bawah perlindungan tuhan.
Gedung Yudhis dan Ara berseberangan, membuat Yudhis bisa mengamati Ara dari jauh. Ara kini menjadi anak kelas 11 IPA 3, dan Yudhis menjadi 12 IPA 1.
Yang Yudhis masih bingung adalah, hubungan antara Alma dan Argi yang katanya sudah menuju jenjang pernikahan. Bahkan keduanya sudah memakai cincin pertunangan, membuat Yudhis yakin bahwa keduanya memang serius untuk menikah muda. Yudhis tak menyangka, bahwa Argi yang pendiam ternyata sudah ingin menikah diumur 17 tahun.
Yudhis menghembuskan napasnya pelan, lagi ia melihat interaksi antara Genta dan Ara. Yudhis tau Genta kelas 11 IPA 1, sejak bel masuk tadi, Yudhis melihat Genta bolak - balik ke kelas Ara.
Naufal menepuk bahu Yudhis "yaelah beb, mereka cuma sahabat kok. Santuy aja lah, gue yakin Ara gak bakal berpaling, kecuali lo ngecewain dia" Naufal berusaha membuat Yudhis semangat.
Yudhis tersenyum "apa Genta suka Ara, fal?" tanyanya pada Naufal yang masih sibuk main Free Fire
Naufal tertawa "aduh beb, mereka sahabatan jauh sebelum kalian jadian. Please ya, mereka sahabatan dari orok, ngerti dari orok?"
Yudhis mengangguk.
"lo harus terima resiko, Ara udah punya sahabat, dan kerjaan. Otomatis lingkungan bergaul dia luas."
"gue yakin, Ara gak akan berpaling. Dia setia". "sekarang ada di lo, lo yakin gak gampang jatuh cinta?"
Naufal tertawa kecut, sebelum pergi meninggalkan Yudhis sendirian. Kebetulan Free firenya telah selesai.
Yudhis menghela napasnya pelan. Naufal benar, ia memang gampang jatuh cinta. Tapi tidak kali ini, ia yakin hatinya hanya untuk Ara, tidak untuk yang lain. Yudhis segera menyusul Naufal ke kantin.
Sementara Ara, sibuk meladeni teman - temannya yang meminta pajak jadian termasuk Genta. Hampir tiap menit ia ke kelas Ara hanya untuk meminta pajak jadian. Seperti biasanya, saat tahun pelajaran baru, Dharma Bakhti belum melaksanakan Aktifitas belajarnya. Dikarenakan osis yang masih sibuk membimbing murid baru, dan guru yang masih harus banyak rapat.
Pusing meladeni teman - temannya sampai uang menipis, Ara memutuskan ke kantin di temani Sheidi.
Sampainya di kantin Ara langsung menempati tempat duduk. Tak disangka ia berhadapan dengan meja Yudhis, pacarnya. Yudhis tersenyum, Ara membalasnya. Hubungan mereka sudah baik - baik saja, sejak kemarin Yudhis sudah mengerti bahwa Ara dan Genta memang hanya sahabat.
Yudhis bangkit dari tempat duduknya. Pindah ke tempat Ara yang masih sibuk dengan handphonenya.
"Sayang" Yudhis membelai Rambut Ara lembut.
KAMU SEDANG MEMBACA
YUDHISTIRA
Ficção AdolescenteIni bukan cerita seorang perempuan perfect yang di paksa menjadi pacar seorang most wanted. Bukan juga cerita bad girl yang bertemu anak rajin yang bakal merubah sikap si bad girl itu. Bukan juga kisah cinta yang rumit milik bad boy sekolah. Ini h...
