.
.
.
Denting denting gerak jarum jam terdengar keras begitu mengancam, menembus dinding, hingga menjangkau gerak gelisah jantung kedua wanita setelah ikut mendengar penuturan dari pria berja jas hitam yang menyelamatkan mereka dari serangan mantan suami Baekhyun.
Chanyeol dan Sehun terkejut setelah mendengar laporan yang menimpa Luhan dan Baekhyun secara keseluruhan..
Sehun menoleh pada Luhan, dan Luhan langsung mengelak pura pura acuh, Sedangkan Baekhyun yang ditatap Chanyeol menunduk, karena dia sudah pernah berjanji akan menyelesaikan masalahnya bersama, nyatanya dia melanggar janjinya.
"Jadi, kalian diutus siapa?" tanya Chanyeol, masalah Baekhyun dia akan urus nanti.
"Demi keamanan nona Luhan, kami diutus oleh tuan Kris untuk mengawal nona Luhan, Tuan...."
Itu terlalu mengejutkan Sehun dan Chanyeol, begitu juga dengan dua wanita lainnya.
"Kris.."
"Kris.." ulang Sehun tak percaya.
"Yah, sudah tiga minggu kami bertugas."
Sehun memijit kepalanya yang mendadak terasa berat, pria ini sedang memikirkan apa tujuan Kris menurunkan empat penjaga, untuk isterinya. Heh, ini terlalu menggores harga dirinya, untuk keamanan, dia masih sanggup menjaga isterinya.
"Mulai sekarang, kalian tidak perlu menjaga isteriku. Aku bisa mengutus para penjagaku." ucap Sehun setenang mungkin.
Begitu banyak pertanyaan muncul di otaknya, kenapa Kris memperketat pengamanan Luhan, untuk menunjukkan kehebatannya? atau ada hal lain yang mengancam isterinya? tapi siapa? selama ini Sehun tidak pernah terlibat konflik bisnis dengan pesaing pesaingnya, maupun bersinggung pada orang lain yang dapat mempertaruhkan keselamatan isterinya
Herannya, tingkat pengawasan pada isterinya baru terjadi dalam tiga minggu ini
Kenapa dia bisa selengah ini?
"Maaf tuan, kami akan tetap bertugas sebelum tuan Kris menarik perintahnya."
Sehun, sesekali mendesah napas kasarnya, dan untuk ketetapan itu, dia tidak bisa mengganggu kekuasaan Kris, tiga pengawal ini hanya patuh dan mendengar tuannya.
"Terimakasih kalian sudah menolong mereka." Chanyeol menengahi segera.
Mereka mengangguk hormat, dan pamit pergi.
Sepergian ketiga penjaga itu, Baekhyun tidak dapat membuang rasa tegangnya, betapa yakinnya, sekarang giliran yang diinterogasi itu adalah mereka.
Sementara wanita yang satu lagi, hanya berusaha mencari ketenangan dirinya didalam situasi yang mulai terasa kurang nyaman ini. Terus terang, sebenarnya dia sedikit tertekan, karena suasana yang sudah bercampur dengan partikel udara yang masuk ke rongga hidungnya sudah terkandung amarah dari kedua pria tampan didepannya, dan itu cukup mengancam pertahanan diri, artinya emosi mereka tidak bisa diajak kompromi, namun wanita si pemilik mata rusa itu harus bisa mengatasinya, setidaknya pasang badan untuk membela Baekhyun dari amukan Chanyeol.
"Apa maksudmu pergi menemui mantan suamimu tanpa persetujuan dariku!!" itu Chanyeol yang langsung di gas oleh emosinya.
"Dia, dia hanya meminta bertemu, untuk yang terakhir kalinya,"
"Dan Kau mempercayainya.!!" Chanyeol meningkatkan nada suaranya dengan rahang yang sudah mengencang.
Baekhyun terkejut langsung tertunduk. Luhan menatap horor pada Chanyeol. "Oppa, Baekhyun juga tidak menduga akan terjadi seperti ini." Luhan menengahi, menolong Baekhyun.
KAMU SEDANG MEMBACA
CEO & I || HunHan || Completed
FanfictionBeberapa Chapter di Private ✔🔞 Karena tujuan tertentu, Xi Luhan seorang CEO, terpaksa menculik Oh Sehun jadi pengantinnya. "Aku ingin menghancurkannya, tapi aku yang mendapatkan kehancuran." (Os) Hunhan slight Kaisoo/Chanbaek. Gs Fanfiction. Rate T...
