Kirana berdiri di bawah halte bis menunggu jemputan dari kakaknya. Ditambah dengan cuaca sedang gerimis membuat kirana agak takut.
"Sendirian?" Tanya seseorang memecah keheningan.
Sontak kirana membalikan badannya mendapatkan nata dengan tampang datarnya.
"Iya kak" ucap kirana kikuk sambil menoleh kearah kanan kiri.
"Gue ikut duduk" ujar nata sambil mendaratkan pantatnya ke arah tempat duduk yang telah disediakan.
"Eh.. iya kak" ujar kirana kikuk.
"Lo dijemput?"tanya nata
Bodo banget sih lo jelas jelas dia udah nungguin di halte. Batin nata
"Iya dijemput sama abang" jawab kirana halus. "Kakak gak pulang?" Tanya kirana balik.
"Gak baik cewek nunggu sendiri udah agak sore gerimis kayak gini lagi" ucap nata.
"Gak papa kak sebentar lagi tadi bilang udah otw kok" jawab kirana.
"Mau ikut gue?" Tanya nata.
"Gak usah kak" tolak kirana halus.
Tin..tin..
"Sorry lama dek, macetnya panjang banget sama kayak yang ngantre sama abang" ujar leo kakak kirana.
"Jijik gue bang" ucap kirana sambil bergelidik ngeri.Leo kakak kirana memiliki kadar ke pdan melebihi rata rata.
"Hehehe lo mah gak bisa liat abangnya bahagia" ujar leo dengan nada dibuat buat.
"Serah lo" ucap kirana sambil memutar bola mata malas
"Eh nata kan?" Tanya leo yang baru saja tau kehadiran nata di belakang kirana.
"Hah?" Reflek nata mengeluarkan kata nonfaedah itu.
"Lo nata kan kapten basket sma pelita sekarang?" Tanya leo ulang.
Melihat nata tak bergeming leo pun bersuara.
"Jangan bilang lo lupa sama gue?" Ujar leo sambil berkacak pinggang.
"Gue leo mantan kapten basket senior lo dulu" ujar leo memutar bola malasnya.
"Gue lupa" jawab nata yang mendapatkan pelototan dari leo.
"Parah lo lupa sama cogan aja lo lupa. Ternyata lo gak berubah masih aja ketus"
Ucap leo.
"Biasa aja" ucap nata singkat padat jelas tanpa embel embel apapun. Membuat leo geleng geleng.
"Maksi bro udah jagain adek gue" skata leo sambil menepuk nepuk bahu nata.
"Gue duluan" ucap leo sambil berjalan menuju mobilnya. Tersisalah nata dan kirana membuat suasana menjadi canggung.
"Mmm..kak duluan" ucap kirana mengakhiri kecanggungan itu.
"Hm"
_________
"Lo kenal nata darimana?" tanya leo tetap memandang ke depan.
"Gak sengaja kesrempet pas pertama sekolah" ucap kirana sambil mengingat kejadian yang sangat memalukan tersebut.
"Bhuaaaaa" tawa leo pecah. "Gak ada pertemuan yang romantis gitu yang kayak di film film".
"Dih kalo boleh milih gak usah kenal dia kali kak" ucap kirana memutarkan bola malas.
"Gue dulu deket banget sama nata, gue udah tau gimana sikapnya dia gak pernah berbuat yang enggak enggak.
"Gue gak minat sama topik lo bang" ucap kirana sambil mengerucutkan bibirnya.
"Kali lo minat" jawab leo asal yang mendapat pelototan dari kirana.
"Oh ngajak berantem, udah lama gak keluarin jurus gue" ucap kirana sambil tersenyum jahil.
"Peach dek" kata leo sambil mengancungkan jari telunjuk dan tengahnya.
Next*
Nata dh lampu ijo tu😂
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketua Osis
Teen Fiction"Lo gak usah deket deket gue lagi!" "Kenapa Nat?" Kirana menangis segukan. " Lo gak bisa gini!" "Pergi lo gue capek, pergi!" Teriak Nata. Seseorang yang entah mengapa membuat ku sering memikirkan tentangnya, yang telah mengganggu pikiranku. Aku ser...
