"Makasi" ucap Kiran turun dari mobil Nata. Sebelum menutup pintu mobil debgan cepat Nata mencekal pergelangan tangan Kirana. Sontak Kirana berbalik
"Besok sekolah gue jemput" ucap Nata mengacak rambut Kirana. "Jangan sampai lupa princes" bisik Nata di sping telingan Kirana. Bluss seketika pipi Kirana merah
"Udah masuk gih" titah Nata diangguki Kirana. Dan mobil Nata pun melesat mejauhi pekarangan rumah Kirana.
"Mama?! Papa?!" teriak Kirana memasuki rumahnya. Karena tidak melihat orang Tuanya dirumah.
"Aduh dek baru pulang jam segini hah? Dari mana aja? " tanya Leo berturut turut.
"Nih bang dari olimpiade bang msak lupa sih?"
"Olimpiade udah selesai dari tadi adikku sayang temen abang aja adiknya udah dirumah lo kemana aja?
"Tadi keluar sebentar bang sama temen. Mama Papa mana? Tanya Kirana.
"Mama sama papa lagi ada meeting sama kliennya" ucap Leo mendekat ke arah Kirana. "Tu kaki banyak pasir keluar kepantai maksud lo?"
"Hehe iya bang, jangan marah ya? Sogok Kirana dengan memasang puppy eyes andalannya.
"Awas sampai sakit lo masuk angin baru tau rasa" ancam Leo. "Sama siapa ke sana?"
"Hah? Sama temen" ucap Kirana.
"Temen lo banyak dek yang mana?"
"Nata" ucap Kirana dengan mengecilkan volume suaranya.
"Ohhh siapa?" Pancing Leo menaik turunkan alisnya.
"Gak tau" ucap Kirana cuek pergi ke kamarnya. Meninggalkan Leo senyum dengan pernuh arti
----------------------
Tok.. Tok.. Tok
"Dek bangun udah pagi" ucap Leo dibalik kamar tidurnya. "Kalau gak bangun siap siap aja gu-"
Cklek
"Apa?" Tanya Kirana keluar dari kamarnya.
"Tumben jam segini udah siap" Leo memincingkan matanya.
"Gak papa sih pengen aja"
"Udah turun noh udah situngguin Ayah sama Bunda".
"Ayahhhh" teriak Kirana berlari dan memeluk ayahnya. "Princes nya ayah udah bangun"
"Ayah kapan pulang?" Tanya Kirana duduk di pangkuan ayahnya.
"Tadi malem, kata Leo adik udah tidur. "Sekarang ayah libur mau sianterin ayah hem?" Tanya ayah.
"Mmm Kirana udah janji sama temen hehe" Cengir Kirana.
"Sama siapa ayooo" Goda ayah sambil menaik turunkan alisnya.
"Pagi pagi udah manja manjaan ya" Ucap Bunda yang datang dari dapur.
"Biasa bunda princes nya ayah" celetuk Leo.
"Uuuu abang iri" Ucap Kirana memasang wajah meledeknya.
"Mana ada, abang kan udah gede"
"Udah udah nih sarapan dulu" Tegur Bunda.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketua Osis
Teen Fiction"Lo gak usah deket deket gue lagi!" "Kenapa Nat?" Kirana menangis segukan. " Lo gak bisa gini!" "Pergi lo gue capek, pergi!" Teriak Nata. Seseorang yang entah mengapa membuat ku sering memikirkan tentangnya, yang telah mengganggu pikiranku. Aku ser...
