18 Jung Chae Yeon

286 34 2
                                        

Sebenarnya aku sudah bisa bersikap biasa di hadapan Min Gyu tapi tetap saja namanya seorang perempuan tidak akan mudah begitu saja menghilangkan perasaannya terhadap laki-laki yang disayanginya. Aku berusaha menghilangkan perasaanku terhadap Min Gyu secara perlahan tapi aku belum bisa sampai tingkat di mana aku tidak menyayanginya lagi, aku hanya bisa sampai di mana aku bisa bersikap seperti teman Min Gyu yang lainnya.

Sekarang ini aku berada dalam satu kelompok bersama Min Gyu, aku harus bisa bersikap profesional dengan mengenyampingkan perasaan yang ada di diriku. Situasi seperti ini kadang membuatku ingin menangis karena seolah-olah Min Gyu masih menganggapku sebagai pacarnya.

Kelompokku tidak memperhatikan presentasi kelompok lain karena ulah Boo Seung Kwan yang mengajak kami untuk bermain, tapi tidak mungkin aku membiarkan penjelasan temanku tentang materi ini dibiarkan begitu saja olehku. Aku tetap menulis apa yang tertangkap oleh telingaku. Saat kami bermain games menguji kecocokkan, aku dan Min Gyu menjawab dengan jawaban yang sama terus menerus.

"Daebak, ternyata Chae Yeon dan Min Gyu benar-benar cocok"

Aku bingung bagaimana aku harus merespons pendapat Seung Kwan. Aku merasa sudah malas dicocok-cocokkan dengan Min Gyu tapi aku senang ternyata masih ada kecocokkan antara aku dan Min Gyu.

"Hhe.." aku hanya bisa membalas Seung Kwan dengan senyuman kecil dariku.

***

Hari ini, aku terus mengikuti Yuha, entah kenapa aku sangat-sangat bingung pada diriku yang tidak bisa bersikap tegas pada Min Gyu.

"Yuha, aku ingin bermain di rumahmu"

Sepertinya aku akan menumpang menangis di rumah Yuha karena tidak mungkin kalau aku harus menangis di rumah. Saat eonni melihatku menangis, dia akan menanyakan banyak pertanyaan padaku dan itu membuatku malas.

"Kenapa? Kau mau apa? Tumben sekali"

"Ya! Kau ini selalu mengejekku"

"Hahaha...kaja"

Sesampai di rumah Yuha, aku pun bertemu dengan ajummanya yang sedang menyiapkan makan malam.

"Appa dan Eomma mu belum pulang?"

"Kau ini, seperti tidak mengenal orangtuamu seperti apa saja"

"Iya juga, tapi kenapa ajumma sudah menyiapkan makan malam? Oppa-oppa mu sedang ada di rumah?"

"Ani, kalau oppadeul mereka pulang semau mereka jadi ajumma menyiapkannya karena siapa tau mereka pulang tiba-tiba, lagi pula aku kan juga makan malam"

"Ku kira kau tak pernah diberi makan"

"Pulang saja kau, Jung Chae Yeon!"

Bau masakan ajumma sangat menggoda selera.

"Nona Yuha, saya sedang menyiapkan makan malam untuk nanti" sapa ajumma pada Yuha saat kami menuju ke kamar Yuha

"De ajumma, gomapseubnida~"

"Oh nona Chae Yeon ada di sini, kalau begitu saya harus masak porsi yang besar"

"Betul itu" sahut Yuha dengan semangat

"Tidak usah repot-repot ajumma, saya senang sudah dipersiapkan makan malam oleh ajumma" aku membalas ajumma dengan senyuman nakalku.

Terbalik [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang