Kim's Corporation
"Tuan Kim, anak anda sudah ada di luar"
"Hm, suruh dia masuk"
BRAK!
"Kenapa kau memanggilku?"
"Dimana sopan santun mu? Kau anak direktur, bersikaplah sewajarnya Kim Taehyung"
"Sudah basa basinya Tuan Kim? Cepatlah, sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan?, aku tak punya banyak waktu"
Taehyung melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 20.00 jadi sudah waktunya ia pergi ke klub
"Hah, baiklah kau memang tak sabaran ya? Baiklah, aku memanggilmu karena ingin menjodohkan mu dengan putri dari OH Corporation"
Deg
"Kheh, jangan bercanda tuan Kim, Kau? Perjodohan? Hahahaha" Taehyung tertawa terpingkal pingkal
"Aku serius, dan tidak ada penolakan"
"Cih, memangnya kau siapa? Kau tak berhak mengatur2 hidupku, atur saja hidup mu sendiri"
Taehyung hendak berbalik meninggalkan ruangan itu
"Kau menolak? Wah padahal setelah kau menikah nanti, kau akan kunaikkan jabatan, menjadi CEO di perusahaan ini"
"Kau pikir aku peduli? Who care?" Taehyung tersenyum remeh kepada ayah oh ralat maksudnya Tuan kim
"Kau akan menyesal Taehyung, pikirkan tawaranku baik2, Kau tak ingin menjadi seperti ibumu kan?"
'Keparat brengsek!!!'
"Kau, Tak berhak menyebut nama ibu di sini tuan Kim"
BRAK!
"Anak itu sama saja seperti ibunya, gila"
Skip
Apartemen Jisoo
"Nunaaa!!! Di mana seragam ku?!?"
"Cari dengan benar jungkook, kemarin sudah aku setrika, mungkin di lemari mu!"
Jisoo berteriak dari bawah, karena ia sedang memasak sarapan untuknya dan jungkook
"Ah iya, kau benar nuna,ada di lemari kok hehe"
"Kan sudah nuna bilang dari semalam, kau tak ingat ya? Kecil2 sudah pikun"
"Aisshh nuna, aku ini sudah besar, sudah 18 tahun tau" jungkook mengerucutkan bibirnya
"Ah yasudah, ayo sarapan"
Skip
Jisoo berjalan di koridor yang masih tampak sepi, karena ia memang sengaja datang pagi2 sekali untuk menghindari Irene dan gengnya.
"Kim jisoo? Benar kan?"
"I -iya"
"Kau dipanggil kepala sekolah"
"Ah baiklah a-aku akan segera kesana"
'Aku punya firasat buruk'
"Jisoo, saya tahu kau adalah anak yang rajin dan berprestasi, tapi sayangnya beasiswa mu terpaksa saya cabut"
"T-tapi k-kenapa bu? Apa aku melakukan kesalahan?"
"Tidak, kau tidak melakukan kesalahan apapun jisoo, Donatur sekolah ini yang mencabutnya, dan saya tak bisa melakukan apapun, maaf"
"G-gurae, baiklah bu, sa-saya permisi" jisoo membungkuk kan badannya lalu berlari keluar
'Hiks apakah hidupku akan terus seperti ini?'
Maaf yaa yeorobun, kalo chap yang ini kurang bagus
Karena nulisnya ngebut😂
Hehe mian yaa, jan lupa vote commen nya
KAMU SEDANG MEMBACA
It's Hurt
Teen FictionKetersiksaan menjalani kehidupan, menyebabkan seorang gadis gagap, Kim Jisoo terpaksa melepas statusnya sebagai pelajar, dan harus bekerja sebagai pelayan Namun keputusannya itu malah membuatnya jatuh semakin dalam pada jurang masalah Ya, semuanya...
