Chapter 33

1.4K 120 1
                                        

"Uh i'm so sorry, are you okay?"

Deg

"D-dia kan?!?"

❄❄❄❄

"Kim Jisoo, right? "

Jisoo masih diam mengingat siapa pemuda yang menabraknya ini? Rasanya wajahnya tak asing, mata sipit, rambut pirang, jangan lupakan 2 dimple yang terpatri di kedua sisi pipinya

"Kau tak ingat ya? I'm Im Jaebum, remember? "

Jisoo menutup mulutnya, j-jadi orang ini Im Jaebum?!? Astaga dia orang yang pernah menolongnya dari pembully an Jennie dan gengnya dulu

"Ah, a-apa kabar? Maaf aku tak mengenalimu tadi" Jisoo tersenyum canggung

Jaebum tertawa renyah, sedikit membuat Jisoo heran, waktu SMA Jaebum itu kalau tak salah orangnya kan pendiam?

"Hahaha, you're so funny Ji, aku baik2 saja, bagaimana dengan mu?"

Jisoo tak menjawab, ia malah berjongkok dan memungut bekal makanan Taehyung yang tumpah di lantai

"Oh astaga, jangan lakukan itu! Biar karyawan lain yang membersihkannya" cegah Jaebum cepat, namun Jisoo malah tersenyum dan mengambil tempat bekal berwarna maroon dengan gambar alien, favorit Taehyung

"Ah aku sungguh minta maaf, akan kuganti"

"T-tidak perlu, tak apa ini hanya makanan yang hmm terbuang" Jisoo sedikit memelankan suaranya, kecewa karena makanan ini sungguh disayangkan sekali

Jaebum mengerti, gadis yang sudah lama tidak bertemu dengannya ini, memiliki masalah namun ia sebenarnya sangat senang bertemu gadis yang pernah ia tolong

"Sebagai permintaan maafku, bagaimana dengan minum kopi? Aku yang traktir" Tawar Jaebum, dijawab anggukan oleh Jisoo

❄❄❄❄

"Jadi, kau sudah menikah?" ada sedikit gurat kekecewaan disana, ya Jaebum sebenarnya menyimpan rasa pada Jisoo, namun ia tak ingin mengungkapkannya, yah karena alasan tertentu

"Y-ya begitulah, Taehyung orang yang baik, beruntung aku menikah dengannya" Jisoo tersenyum mengingat Taehyung yang dulunya tukang paksa, arogan, dingin, membuat siapa saja segan dengannya, termasuk Jisoo sendiri

Jaebum tertawa miris

'Yah, kalau dibandingkan dengan Taehyung mah, aku gak ada apa2 nya, ibarat Taehyung itu singa, dan dia hanya seekor kijang yang sok kuat' batin Jaebum

"A-aku baru menyadari, aksen gaya bicara mu berubah" Ujar Jisoo

"Benar, setelah tamat SMA aku melanjutkan study ke Amsterdam, of course aku berubah 180°" Jisoo mangut2 mengerti lalu menyesap americano nya

Jaebum memperhatikan Jisoo dengan intens, gadis ini tidak berubah, hanya saja warna rambutnya yang dulunya hitam legam kini berubah menjadi purple, terkesan berani dan agak polos(eh?)

"Sudah jam 3 ya? Aku harus pulang" Jisoo buru2 merapikan tas selempangnya dan tak lupa mengucapkan terimakasih pada Jaebum karena sudah mentraktirnya

It's HurtTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang