"He is......."
"Yah, you know?"
"Mmm no, i dont know him"
❄❄❄❄
"Tae, kau yakin?"
"Ya" terdengar nada keberatan disana, Jimin agak kecewa dengan keputusan boss sekaligus sahabatnya ini
Taehyung masih sibuk berkutat dengan koper hitamnya, sehingga Jimin kembali diacuhkan
"Pernikahanmu baru seminggu lho Tae, dan sekarang kau ingin pergi? Apa tidak bisa menunggu lebih lama lagi?"
Brak
"Sudah berapa kali kubilang padamu? Mereka berbahaya Jim, kau harusnya mengerti!" Ujar Taehyung marah, ia kesal dengan sibantet itu, apa yang dipikirkannya? Membiarkan mereka berkeliaran dan mengincar keluarganya? Dan ini juga demi Jisoo
"Kau yang egois Tae! Meninggalkan Jisoo tanpa ada yang menjaganya? Kau kira dengan kau pergi mengincar para bedebah itu Jisoo bisa aman Ha?!?" ujar Jimin tak kalah marahnya pada Taehyung
Hening, Taehyung dan Jimin sama2 terdiam, Taehyung tau ini sebenarnya bukanlah keputusan yang tepat, tapi mau bagaimana lagi? Keselamatan Jisoo lebih penting
Dengan langkah pelan Taehyung menghampiri Jimin yang masih tersulut emosi, di tepuk nya bahu sahabatnya itu lalu tersenyum
"Kupercayakan Jisoo pada mu, aku akan kembali secepatnya Jim, trust me "
"Tap-
"Mereka mengincarku Jim, mereka mengincar Jisoo, aku harus membasmi mereka sebelum terlambat" Ujar Taehyung dalam, suaranya serak ia sebenarnya dari dulu sudah memperkirakan hal ini, kematian Kim Haejun benar2 membawa petaka bagi Taehyung
Jimin diam menatap Taehyung, lalu mengalihkan pandangannya pada tiket pesawat yang terlantar di atas kasur
Osaka, waktu keberangkatan 17.45 KST
"Mereka di Jepang?"
"Hn, mereka sudah dekat, jaga Jisoo baik2" Taehyung segera menyambar tiket itu dan menyeret kopernya dari apartement Jimin
Cklek
"Hyung aku mau pinjam- eh?" Taehyung terpaku melihat Jungkook yang sudah berdiri di depan pintu dengan menenteng sebuah paperbag
'Ck Sial!'
"Hyung? Kau mau kemana?" Jungkook menatap Taehyung curiga, lalu tatapannya beralih pada koper hitam yang cukup besar
Taehyung meneguk ludahnya kasar, tak lama kemudian Jimin datang dengan sedikit berlari, sempat syok karena kelinci nakal itu sudah stay di depan pintu apartement nya
"Kalian menyembunyikan sesuatu?"
.
.
.
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
It's Hurt
Teen FictionKetersiksaan menjalani kehidupan, menyebabkan seorang gadis gagap, Kim Jisoo terpaksa melepas statusnya sebagai pelajar, dan harus bekerja sebagai pelayan Namun keputusannya itu malah membuatnya jatuh semakin dalam pada jurang masalah Ya, semuanya...
