Pliss, Votenya ditinggal ya guys🌟🌟🌟🌟🌟
Happy Reading
*****
"Pacar."
Kila yang sedari tadi menunduk memainkan ponselnya pun mulai mengangkat wajahnya, saat mendengar seseorang memanggil namanya.
Gleggg..
Kila tertegun melihat penampilan Taehyung yang bisa dibilang, tampan itu. Eh ralat maksudnya sangat Tampan, double plus pluss malahan. Entah kenapa Taehyung terlihat sangat daebak dimatanya sekarang, padahal dasarnya Taehyung memang tampan, tapi ini? Wow.
"Air liur mu menetes, Pacar."
Kila membulatkan matanya, dengan gelagapan ia pun langsung mengelap bibirnya, yang katanya terdapat air liur.
"Ah, sial." Gumam Kila.
Taehyung tertawa kencang, karena berhasil membohongi Kila. Nyatanya tak ada sama sekali air liur dibibir sexynya itu.
Kila bangkit berdiri, hendak meninggalkan Taehyung yang masih saja tertawa. Kesal juga lama-lama disini.
Sreettt..
Taehyung menarik pergelangan tangan Kila, membuat tubuh kila menabrak tubuhnya. Dan selanjutnya Taehyung melingkarkan tanganya dipinggang Kila.
"Kau marah, pacar?"
"Kau membohongiku." Jawab Kila kesal.
"Tidak, aku hanya salah berbicara tadi. Aku berniat memberitahumu jika kau akan meneteskan air liur jika melihatku terus seperti itu." Taehyung mencoba menahan Tawanya
"Mati saja kau!" Sungguh wajah Kila sudah merah padam sekarang, percampuran antara malu karena kepergok, dan marah karena terus digoda.
"Lepaskan aku Tae, kita harus melakukan pemotretan."
"Ah, sepertinya kita lebih baik pulang saja, pacar. Agar kau bisa melihat wajahku ini tanpa perlu takut ketahuan orang. Dan yang terpenting tak akan malu jika air liur mu tiba-tiba menetes. Hahaha.."
"Hya, sialan."
"Hahaha."
Kila mendorong tubuh Taehyung, hingga pelukan mereka terlepas. Lalu pergi meninggalkan Taehyung yang masih tertawa setelah berhasil menggodanya.
*****
Kila melirik pria yang berdiri disampingnya ini dengan raut wajah kesal. Mereka sedang menunggu Hanye, hendak berpamitan pulang.
"Mengapa meliriku terus, minta dicium?"
Kila ingin sekali menendang bokong Taehyung, kalau tidak ingat dimana ia sekarang.
Sungguh ia sangat kesal dengan pria yang berwajah tanpa dosa disampingnya ini.
Bagaimana tidak kesal, kalian tau saat sesi pemotretan? Taehyung malah bersikap seenaknya sendiri, dan itu sukses membuatnya sangat malu kepada semua orang yang ada disana tadi.
Saat fotografer mengarahkan ini, Taehyung malah melakukan itu. Seperti,, yang seharusnya tangan Taehyung hanya memegang pinggang saja, ia malah merapatkan tubuh mereka dan melingkarkan tanganya erat dipinggang Kila.
Lalu saat seharusnya wajah mereka saling berhadapan dalam posisi dekat, Taehyung malah mencium Kila, bahkan mereka semua menyaksikan Taehyung yang melumat habis bibir Kila.
Arghh..
Dan lagi, Taehyung malah tak mau berhenti menciuminya, dan terus berlanjut pada leher Kila.
Padahal Kila sudah melakukan hal sebisa mungkin untuk menghentikan Taehyung, nyatanya pria itu sangat keras kepala.
Huftt,, ia jadi mengingat bagaimana orang-orang yang hanya bisa melongo menatap Taehyung. Dan saat salah satu perias yang dipanggil 'boy' oleh Nyonya Nahye itu meminta untuk keluar, hal itu sukses membuat Kila semakin kalut karena malu.
Lagi-lagi ia ingin sekali menendang bokong Taehyung keras keras saat mengingatnya, ditambah tuan keras kepala ini tak mau berhenti menciumnya meski orang-orang sudah tidak ada.
"Kau memang ingin ku cium ya, pacar?" Taehyung mengerling jail disana.
"Aishh, jinja. Kau gila, menjauhlah dariku." Teriak Kila sepontan.
Taehyung menunjukan smirknya, "kau sedari tadi terus berteriak padaku ya, Pacar?"
Kila menepuk dahinya pelan, selalu begini. Kapan ia bisa memberontak pada Taehyung, aishh.
"Hay, chagi. Maaf membuatmu menunggu. Aku tadi ada meeting dulu."
"Ah, tak apa Nyonya." Ucap Kila sopan, setelah menelan mentah-mentah rasa kesalnya pada Taehyung.
"Kau masih memanggilku Nyonya Kila?" Nahye memberenggutkan wajahnya.
"Hah?"
"Kau akan menjadi menantuku, jadi jangan panggil aku Nyonya ya Kila. Panggil aku eomma seperti Taehyung memanggilku." Ucap Nahye penuh harap.
"Ha? Tapi--," saat Kila memalingkan wajahnya menatap Taehyung, pria itu malah menggedikkan bahu.
"Ayolah Kila, kau akan menjadi anakku, jadi stop memanggilku Nyanya. Oke."
"Geurae, Eom-Eomma." Jawab sedikit Kila lirih. (Oke)
"Nah, begitu bagus." Nahye tersenyum lebar disana.
"Eomma, Aku dan Kila akan pulang." Ucap Taehyung to the point.
"Sebenarnya, aku masih ingin kalian disini." Ucap Nahye dengan nada lemah.
"Kami akan sering mengunjungimu, Eomma. Lagi pula aku masih bekerja disini kan. Jadi Eomma jangan khawatir." Kila mencoba menyemangati Nahye.
Taehyung membulatkan matanya,pasalnya ia sudah berkata tak akan mengizinkan Kila menjadi model seperti tadi, "tidak--"
Kila menginjak kaki Taehyung, hal itu sukses membuat Taehyung meringis kesakitan.
"Baiklah. Tapi, kau harus main kerumah kami ya Kila."
"Tidak--"
Entah mendapat keberanian darimana, yang jelas untuk kedua kalinya Kila sukses menginjak kaki Taehyung.
"Ne, eomma." Kila mengangguk pasti.
"Ah, aku sangat senang mendengarnya. Oh iya jika anak nakal ini tidak mau ikut kerumah, tidak masalah aku akan menjemputmu Kila."
"Sial," Taehyung mengeram, meratapi kakinya yang masih berdenyut juga kata-kata ibunya yang malah memojokanya. Hufft, jujur saja ia sangat malas pulang kerumah, apa lagi harus bertemu---dia.
****
Tbc
Mian, Readers. Kemaren Author ketiduran.
Jadi, untuk gantinya, Updatenya ganti sekarang, ya.
Pliss VOTENYA DITINGGAL YA🌟🌟🌟🌟🌟
-
-
-
KIM TAEYA
KAMU SEDANG MEMBACA
Psychopath Boy - KTH [END] ~BOOK 1~
Fanfiction#Rank 1 On Fanfiction (23,24,25-12-19) #Rank 2 On Fanfiction (10-05-2020) COMPLETED #MaknaeLine TAEHYUNG 18+ OTW REVISI! ***** "Dibunuh" laki-laki itu menyeringai. "Atau dijadikan pacar?" lanjutnya. mata kila membulat sempurna sedetik sebelum kesad...
![Psychopath Boy - KTH [END] ~BOOK 1~](https://img.wattpad.com/cover/157171833-64-k740571.jpg)