Pliss Budayakan Vote Sebelum membaca ya Readers🌟🌟🌟🌟🌟
Happy Reading
*****
Taehyung melangkahkan kakinya menuju area kampus. Raut wajahnya menampakan bahwa ia sedang tak baik-baik saja, seolah asap hitam mengepul dari dalam tubuhnya.
Taehyung menatap tajam orang yang sedang berbicara dengan kedua temanya itu.
Taehyung memejamkan matanya mencoba menetralisir amarahnya, karena ia sendiri tak ingin menyakitinya dihadapan orang banyak.
Taehyung melangkah mendekatinya dengan langkah cepat.
"Jisoo-ssi!"
Orang yang merasa terpanggil pun menolehkan kepalanya, mencari asal suara, "Taehyung-ah!" Ucap Jisoo dengan mata berbinar.
Jisoo bangkit dari tempatnya, dan langsung menghambur ke pelukan Taehyung.
"Kau, sudah memaafkan ku Taehyung-ah?" Tanyanya, masih dengan binar kesenangan.
Taehyung hanya diam, ia mengepalkan tanganya mencoba menahan amarahnya yang memuncak. jujur saja, dipeluk seperti ini malah menambah kadar kemarahanya terhadap Jisoo.
"Tae, kumohon maafkan aku. Maaf untuk semua kesalahanku." Ucap Jisoo masih terus memeluk Taehyung. Meski tak dibalas oleh Taehyung.
Tanpa Taehyung sadari pemilik manik mata teduh yang berdiri dibelakang tubuhnya itu, sudah memerah menahan tangis.
Dan hal itu sukses membuat Jisoo tersenyum mengejek disana. Ia sudah tau sejak awal, maka dari itu ia langsung memeluk Taehyung cepat. Ia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan bukan.
Jisoo semakin senang saat pemilik manik mata itu sudah pergi dengan air mata yang berderaian.
Taehyung mendorong tubuh Jisoo kasar, "lepas!"
"Tae!"
"jangan menyentuhku, dengan tubuh kotormu itu!" Taehyung menunjuk wajah Jisoo.
"Taehyung,"
"Ku peringatkan padamu, jangan berani-beraninya menyentuh Kila. Ini kesempatan terakhir yang ku berikan padamu, jika kau masih melakukan apa yang seharusnya tak kau lakukan. Kupastikan kau akan menyesal, Jisoo-ssi!" Desis Taehyung tajam, dengan penekanan setiap katanya.
Sungguh Jisoo yang mendengarnya saja sudah sedikit merinding, seolah kata-kata itu tak main-main. Tapi Jisoo tak akan semudah itu menyerah, hanya karena ancaman dari Taehyung.
Taehyung melangkah pergi begitu saja meninggalkan Jisoo. Sungguh berada didekat Jisoo lebih lama, hanya akan membuat sisi Psychopathnya muncul.
Ia ingin sekali mengoyak mulut Jisoo, dan mematahkan lehernya itu, tapi entah kenapa, disisi lain Ia sangat sulit melakukan itu semua.
Jujur saja nama Jisoo masih tersimpan dihatinya, meski hanya satu persen saja. Karena mungkin ia memiliki banyak kenangan dengannya dulu.
Tapi nyayanya, 1% milik Jisoo tak akan bisa dibandingkan dengan 99% Nama seseorang yang sudah mutlak menetap dihati Taehyung. Dan bukanya sedikit gerakan saja, 1% itu akan tersingkirkan?
Jisoo menatap sinis kedepan, Ia tak akan semudah itu menyerah hanya karena ancaman dari Taehyung.
Ia harus bisa mendapatkan Taehyung kembali Apapun caranya.
*****
"Sialan." Kila tak henti-hentinya mengumpat, sambil terus menendang bebatuan kecil yang ada disetiap langkahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Psychopath Boy - KTH [END] ~BOOK 1~
Fanfiction#Rank 1 On Fanfiction (23,24,25-12-19) #Rank 2 On Fanfiction (10-05-2020) COMPLETED #MaknaeLine TAEHYUNG 18+ OTW REVISI! ***** "Dibunuh" laki-laki itu menyeringai. "Atau dijadikan pacar?" lanjutnya. mata kila membulat sempurna sedetik sebelum kesad...
![Psychopath Boy - KTH [END] ~BOOK 1~](https://img.wattpad.com/cover/157171833-64-k740571.jpg)