2. Laura Baik Deh

334 35 48
                                        

Saat yang paling ditunggu oleh semua penghuni sekolah adalah bel tanda pelajaran telah usai.

Begitu pula dengan kelima siswa yang sedari tadi menunggu saat-saat ini tiba karena pelajaran yang begitu membosan kan.

"Yok guys kita cabut" ajak Jerry kepada teman-teman nya

"Hari ini kita kemana?" Tanya Daniel

"Hai beb" sapa Calvin pada gadis yang sedang lewat didepan nya sambil mengedipkan sebelah mata.

"Basecamp?" Ajak Aldric yang diangguki semua teman nya

"Yok gue lagi males pulang" ucap Daniel

Mereka berjalan beriringan di sepanjang koridor dan menjadi pusat perhatian orang yang berlalu lalang. Pasalnya mereka bisa disebut cowo populer disekolah karena masuk tim inti sepakbola sekolah yang selalu meraih prestasi.

Tapi satu yang menjadi ciri khas mereka, nakal. Guru-guru disana pun sudah jengah untuk menegur dan memarahi mereka yang tidak pernah kapok mendapat hukuman.

"Woy mau kemana kalian?" Teriak Rumi diparkiran sekolah

"Biasa" sahut mereka barengan

"Gue ikut dong" Isabel menimpali

"Gue juga" tambah Laura

"Tapi kaga muat kali mobilnya" ucap Rendy

"Gue bawa motor ko"

"Yaudah cewe satu ngikut sama Daniel"

"Gue gamau ah panas-panasan dimotor" tolak Isabel

"Apalagi gue lagi dapet nih jadi ga nyaman duduk dimotornya" alibi Laura

"Yaudah oke gue aja" akhirnya Rumi mengalah

Sampai disana mereka memiliki kegiatan masing-masing.

Grup cowo asik bernyanyi dan bermain gitar, sedangkan grup cewe sibuk dengan ponselnya masing-masing.

Stalking. Yaa apalagi sih yang dilakuin seorang fangirl selain stalking.

"Aahhhh yaampun yaampun yaampun gue ga mimpi kan aaaaaaa"

Semua orang menoleh ke sumber suara. Ternyata Laura berteriak sambil loncat-loncat gajelas.

"Kenapa sih" tanya Isabel heran sekaligus penasaran

"Nyebut Ra, nyebut" tambah Rumi

"Liat gais dm gue dibales sama Zachy"

"Zachy siapa?" teriak Jerry yang rupanya mendengar percakapan para gadis.

"Zachary Dean Herron pacar gue" sahutnya dengan heboh

"Mana coba gue liat" Rumi dengan tidak sabar merebut handphone Laura

"Wah gila lo. Gue juga mau!!" Rengek Isabel

"Anjir gue seneng banget yaampun. Walaupun cuma tiga huruf tapi bisa bikin gue sebahagia ini" ucap Laura dengan raut wajah berbinar

"Ada apasih teriak-teriak gitu" tanya Calvin penasaran

"Kepo" sahut ketiga gadis itu

Teman-teman nya yang lain hanya tertawa.

"Asik dapet makan gratis dong" sahut Aldric senang

"Ayo kalian mau makan apa?" Tanya Laura

"Serius nih dapet makan gratis dari lo" Daniel meragukan tawaran Laura

"Gue mau pizza dong" ucap Rumi dengan lantang

"Okee gue pesenin kalian semua pizza"

Karena Laura sedang berbahagia jadi dia berniat untuk membahagiakan teman-teman nya juga dengan pesta pizza.

"Eh itu punya gue Dan" Rumi berteriak pada Daniel yang mengambil sepotong pizza miliknya

"Eh enak aja ini punya gue tau" jawab Daniel tidak mau kalah

"Ih apaan sih lo ngaku-ngaku aja, itu punya gue" balas Rumi ngotot dan merebut potongan pizza dari tangan Daniel

Rumi dan Daniel yang masih berdebat memperebutkan sepotong pizza tidak menyadari bahwa pizaa yang jadi rebutan nya telah perpindah tangan ke Calvin dan dilahap habis olehnya membuat keduanya marah dan kompak memukuli Calvin.

"Gimana keadaan nyokap lo?" Tanya Rendy pada Isabel

"Sekarang sih udah baikan, lagian kakak gue hari ini ga kerja jadi ada yang jagain nyokap dirumah" jawab Isabel

Hari sudah larut membuat mereka yang sedang asik bernyanyi dan bersenda gurau terpaksa menghentikan kegiatan nya untuk pulang kerumah masing-masing.

"Gue gamau pulang sama si Daniel ah"

"Yee siapa juga yang mau nganterin lo pulang"

"Yaudah gue pulang jalan kaki aja"

"Jangan Rum" cegah Aldric

"Masa pacar gue pulang pake kaki" sahut Calvin sambil merangkul pundak gadis itu

"Yaudah gue ikut mobil lo yaa Ren" pinta Rumi dengan wajah yang memelas

"Yaudah sono" ucap Daniel jengkel

Dia kenapa sih marah-marah mulu, gumam Rumi sambil menatap punggung Daniel yang mulai menjauh.

Akhirnya dengan keadaan mobil yang penuh dan sesak Rendy dengan sukarela mengantarkan mereka semua kerumah dengan selamat.

***
Hai gaiiisssss..
Ini cerita pertama ku, iseng iseng doang sih, Ohiyaaa sebenernya aku bikin cerita ini di bantu sama 2 orang temen ku. Tapi semoga kalian suka yaaaa.

Jangan lupa vote dan comment readers ku

Kristina Pimenova as Laura Stacy

Dreams Come TrueCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang