Matahari mulai terbit dari persembunyian nya menunjukan bahwa malam telah berganti menjadi pagi. Perjalanan masih terus berlanjut, kira-kira mereka akan tiba di Michigan pukul 7 tepat. Karena semalam mereka tidur tengah malam akibat permainan truth or dare, para gadis menyarankan untuk mengakhiri permainan itu tapi the boys memaksa untuk melanjutkan hingga tengah malam.
Meskipun tidur ditengah malam, Jonah yang terbiasa bangun dipagi hari sudah nongkrong disofa nyaman dengan segelas kopi dan sebuah novel fantasi favoritnya disaat yang lain masih tertidur pulas.
"Sepi amat sih" ucap Rumi seraya berjalan menuju lemari es mengambil sebuah botol minum.
"Kalo mau rame dipasar sono" sahut Jonah
"Eh buset kaget gue" Rumi kira hanya ada dirinya saja yang sudah bangun tapi ternyata Jonah sudah mendahului.
"Rajin amat sih pak udah bangun aja" goda Rumi sambil ikut duduk disamping Jonah
"Udah kebiasaan bangun pagi"
"Lagi baca apaan sih lo?" Tanya Rumi kepo
"Novel" jawabnya tanpa melepaskan pandangan dari buku ditangan nya
"Eh Bangbang gue juga tau, maksud gue tuh Lo baca cerita apaan?"
"Makanya kalo nanya tuh yang jelas apa yang Lo tanyain" balas Jonah
"Susah sih ngomong sama cowok ganteng kaya Lo" Rumi memilih diam daripada harus berdebat dengan pria dingin nan cuek macam Jonah
"Jack, gue mau ke toilet dulu"
"Gue juga haus Ra mau minum"
"Gue lebih penting elah Jack"
Suara perdebatan Jack dan Laura memecahkan keheningan antara Rumi dan Jonah.
"Yaudah mumpung gue lagi baik, gue anter lo toilet" Jack akhirnya mengalah
"Lo nganter cuma sampe pintu ya"
"Emang nya lo mau gue ikut masuk gitu?" Goda Jack
Laura spontan menggeplak kepala berambut samyang itu keras "Masih pagi otak udah mesum aja"
Dengan gerakan cepat Laura langsung melepas borgol dan langsung ngacir kedalam toilet daripada terus berdebat cowo berambut keriting itu. Jack dengan setia menunggu didepan pintu toilet takut Zach datang tiba-tiba dan melihat borgol yang terlepas.
"Ra cepetan woy nanti si Z-dong keburu bangun"
Baru saja Laura keluar dari toilet Jack sudah menarik tangan gadis itu dan mengunci nya dengan borgol lalu berjalan beriringan menuju tempat dimana Jonah dan Rumi berada.
"Ciee pagi-pagi udah nempel aja" sindir Rumi
"Gausah ngeledek lo" sewot Laura
"Papah Jonah udah ganteng aja nich" ucap Jack saat melihat Jonah yang sedang duduk berdampingan bersama Rumi.
Laura yang ingin duduk disamping Rumi hampir saja terjungkal ke belakang karena tarikan tangan Jack yang ingin mengambil tempat di samping Jonah . Terjadi sedikit perdebatan sebelum akhirnya Jonah dan Rumi sedikit menyingkir memberi jarak untuk kedua orang itu.
"Tumbenan si Kudaniel itu belum bangun" ujar Jack
"Dia kan baru tidur jam 4 pagi" sahut Jonah
"Hah? Jam 4 pagi? Seriusan Jon?" Rumi kaget mendengar penuturan Jonah barusan.
"Gak enak banget sih Lo panggil gue Jon dikira nama gue Jono" sewot Jonah
"Hehe maap"
"Kebiasaan banget ih tu anak, pantes badan nya kurus kerempeng gitu" Jack sampai geleng-geleng kepala dengan kelakuan teman nya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dreams Come True
FanfictionBagaimana jadinya jika seorang artis seperti Why Don't We jatuh cinta pada seorang fans? Berawal dari rencana mereka untuk mengenal lebih dekat dengan fans hingga menjadi sebuah kisah perjalanan tour yang menyenangkan. "Aneh. Kenapa rasanya gue gama...
