NOW PLAYING : Beauty and The Beast
🍳🍳
Aku akan menjadi putri dan kamu akan menjadi pangeranku.
Aku menjadi Ratu maka kamu akan menjadi Rajaku.
Karina Valenssia
🍳🍳
KARIN berjalan dengan penuh semangat di koridor sekolah. Kali ini ia akan mengunjungi kelas Kevin untuk mengambil rantang. Betapa senangnya ia bisa bertemu dengan sang pujaan hati. Namun, belum sampai di kelasnya, Karin sudah ditarik paksa oleh seseorang ke salah satu belokan di koridor.
"Eh, apa-apaan lo?!"teriak Karin tak suka. Namun, segera orang itu menutup mulut Karin. Orang itu memakai topi yang di miringkan ke bawah hingga wajahnya tak terlihat. Langsung setelah, Ia menutup mulut Karin, orang itu membuka topinya dan melepaskan Dekapan tangannya di mulut Karin.
"Kak Sung?"tanya Karin terkejut. Sungut mengisyaratkan Karin untuk diam, lalu Karin mengangguk.
"Mau ngapain kamu?"tanya Sungut layaknya detektif.
"Mau ke kelasnya Kak Sung."jawab Karin lugas.
"Mau ngapain ke sana?"
"Er.. ketemu Kak Kevin."
"Buat apa ketemu Kevin?"
"Ya, mau ketemu. Karin mau ngambil rantang."
"Kamu tunggu sini, biar aku aja yang ngambilin."ucap Sungut namun di cegah oleh Karin.
"Ih! Kak Sung gak peka, ya? Karin tuh mau pdkt ke Kak Kevin!"seru Karin kesal.
"Jangan deket-deket Kevin! Nggak boleh!"seru Sungut sambil menarik hidung mancung Karin.
"Kak Sung lepasin!"seru Karin dengan suara tertahan. Sungut pun melepaskan cubitannya. "Kok nggak boleh, sih?" Karin mengelus-elus hidungnya yang berdenyut-denyut.
"Ya, pokoknya gak boleh. Karin itu punyanya Kak Sung. Gak boleh pindah ke Kevin!"seru Sungut kesal.
"Pelit! Nyebelin! Karin marah sama Kak Sung!" Karin melipat tanganya di dada lalu buru-buru pergi dari hadapan Sungut. Namun, Sungut menarik bahunya dengan cepat hingga Karin kembali berbalik.
"Iya deh, Karin jangan marah dong, "
"Telat, Karin udah marah!"
"Nanti pulang sekolah deh. Kak Sung suruh Kevin nganterin ke kamu aja."
"Kak Kevin mana mau!"
"Mau. Tenang aja,"
Karin menurunkan lengannya dan menatap Sungut dengan penuh harapan.
"Yang bener?"tanya Karin meyakinkan. Sungut pun mengangguk. "Yaudah, nanti suruh ke ruang teater ya kak? Soalnya Karin ada kumpul sama yang lain,"
"Iya-iya,"
"Makasih Kak Sung! Karin sayang deh!"seru Karin sambil menepuk kedua pipi Sungut. Sungut pun tertawa kecil.
KAMU SEDANG MEMBACA
KARIN✔
Ficção Adolescente[TEENFICTION] 15+ 🅔🅝🅓 { 𝙆𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙪𝙝 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙩𝙚𝙣𝙜𝙖𝙝-𝙨𝙚𝙩𝙚𝙣𝙜𝙖𝙝. 𝘾𝙞𝙣𝙩𝙖 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙤𝙗𝙡𝙤𝙠, 𝙮𝙖𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙜𝙤𝙗𝙡𝙤𝙠𝙞𝙣 𝙖𝙟𝙖} Dari pertanyaan rutin yang Karin, si bocah lontarkan...
