Part 34

5.2K 133 3
                                        

•••••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

•••••

Sudah 2jam ryan menunggu didepan UGD tapi dokter tak kunjung keluar.

Disini sudah ada ryan juga keluarganya,kecuali bang el dan vivi yaitu istri bang el,mereka tak datang karena ada urusan mendadak.Semua merasa cemas apalagi mama ava karena takut putri dan cucunya kenapa napa.

Tak lama pintu UGD terbuka,menampilkan dokter yang tadi menangani ava.

Ryan bangkit dari duduknya dan langsung menghampiri dokter tersebut.

"Bagaimana dok keadaannya?"Tanya ryan cemas.

"Bapak tak usah khawatir,pasien sempat mengalami kekurangan darah,tapi alhamdulillah stok darah disini masih tersedia,untung juga tadi bapak langsung bawa istrinya ke rumah sakit,kalo tidak segera dibawa kerumah sakit,mungkin cuma alloh yang tau"Ucap dokter panjang lebar.

"Jadi istri saya sekarang baik baik saja kan dok?"Tanya ryan lagi.

"Iya pak baik,kandungannya juga tidak apa apa,silahkan kalo mau jenguk pasien dikamar inap,saya permisi dulu"Ujar dokter pamit kemudian melenggang pergi dengan diikuti oleh susternya.

Ryan hanya bernafas lega,eh tapi bukan ryan doang,ada juga keluarganya yang juga tersenyum mendengar kalo ava baik baik saja.

Tak lama,brankar ava dipindahkan kekamar inap dengan didorong oleh beberapa suster.

Setelah semua sampai dikamar inap,ryan dan keluarganya langsung menghampiri ava yang sudah membuka mata.

"Kamu tidak apa apa sayang?"Tanya mama ava sembari mengelus rambut ava.

"Tidak apa apa ma"Jawab ava sambil tersenyum.

Semua keluarga sudah berbicara dengan ava dan mereka keluar karena mungkin ryan butuh privasi dengan ava.

Ryanpun langsung menghampiri istrinya.

"Kamu baik baik saja va?"Tanya ryan sambil mengelus rambut ava.

Ava hanya menganggukan tapi detik berikutnya ava duduk dan memeluk ryan yang ada disampingnya dengan erat.

"Hiks hiks aku..aku takut yan,aku takut"Tangis ava.

"Ssttt kamu jangan takut,ada aku disini"Ucap ryan mencoba menenangkan dengan mengusap punggungnya.

"Anak kita tak apa apakan?"Tanya ava yang masih dipelukan ryan.

"Alhamdulillah baik baik saja"Ucap ryan,ava bernafas lega ketika dirinya sudah mulai tenang.

"Ava,kenapa rose ada diapart kita?"Tanya ryan pelan membuat ava diam seribu bahasa.

Eh ngomong tentang rose,rose sudah dibawa ke RS yang sama seperti ava,entah sekarang bagaimana kondisinya.

"Va"Panggil ryan karena ava tak menjawab pertanyaannya.

"Va?"Panggil ryan lagi.

"Eh"Ucap ava kaget.

"Are you okey?"Tanya ryan lagi.

"Ya aku baik,tapi..."Ucap ava pelan dan menggantungkan kalimatnya.

"Tapi apa?"Tanya ryan yang penasaran.

"Tidak tidak,baik akan aku ceritakan"Ucap ava pelan dengan menundukan kepalanya.

Ryan langsung mendekap istrinya lagi.Mencoba menguatkan ibu dari anaknya.

Avapun langsung menceritakan semua yang terjadi tadi diapart bersama rose,ryan yang mendengarkan hal bejat rose untuk melukai ava hanya mengepalkan tangannya dan menahan emosi yang akan meledak.

"Berani beraninya rose lakuin itu sama kamu dan anak kita va,aku ngga akan segan segan menghakiminya"Ujar ryan menahan emosi.

Ava menggelengkan tanda tidak setuju"Biarlah yan,toh rose hanya terobsesi sama kamu"Ucap ava sambil melepaskan pelukannya.

"Tidak va,rose sudah keterlaluan,dia udah mau bunuh kamu dan anak kita,dia harus di pe-"Ucapan ryan terpotong oleh jari ava.

"Sttt biarlah alloh yang membalasnya yan"Ucap ava.

"Huft baiklah,yang terpenting kalian tidak apa apa"Ujar ryan sambil mengelus perut ava.

Ryan menyondongkan kepalanya ke arah perut ava dan berbisik pelan"Hallo sayang,apa kabar didalam sana?Semoga tidak apa apaya,jangan nakal,jangan bikin mommy kesakitan"Bisik ryan pelan sambil mengelus perut ava.

Ava tersenyum bahagia sembari mengelus rambut ryan penuh kasih sayang,moment ini yang tidak ia lupakan dan tidak ingin ryan jauh darinya,ryan bagi ava adalah separuh hidupnya.

Ryan kemudian duduk dan mengecup kening ava.

Cup

"Makasih karena sudah menjaga anak kita dengan baik"Ujar ryan.Ava hanya mengangguk dan tersenyum.

Mereka akhirnya bercanda dan ngobrol sana sini.Tawa mereka bahagia,apalagi sebentar lagi  anak mereka akan lahir,menambah kebahagian diwajah mereka.

Jangan lupa vote n coment.


Ava Dan Ryan(Completed✔)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang