Extra Part.

10.7K 164 5
                                        

•••••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

•••••

"Vanyaa!"Teriak ava membuat yang punya nama berlari kecil.

"Apa mom?"Tanya vanya kecil.

Ya sekarang vanya sudah beumur 4 tahun,vanya tumbuh menjadi anak yang cantik.Bahkan berbicarapun sudah lancar.

Ava dan ryan juga sudah tidak tinggal diapart lagi,mereka memilih untuk memiliki rumah sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ava dan ryan juga sudah tidak tinggal diapart lagi,mereka memilih untuk memiliki rumah sendiri.

"Ah tidak apa apa sayang"Ucap ava sambil mengelus rambut anaknya dengan sayang.

"Daddy mana?"Tanya ava.

"Eumm daddy ada dikamar vanya mom"Ucap vannya.

"Yaudah ayo kita ke kamar kamu"Ujar ava kemudian menggendong vanya yang memekik riang.

Sesampainya dikamar vanya,ava langsung membuka pintu tanpa menurunkan vanya digendongannya.

Mata ava seketika membulat kala ryan tiduran diatas tempat tidur sembari memakan cemilan.

Ava mendekat kearah ryan tapi sebelum itu ava menurunkan vanya dulu,vanya lari kearah ryan dan meloncat loncat diatas tempat tidur.

Ava mendekat dan menggelengkan kepalanya pelan sambil matanya terus menatap ryan dengan penuh emosi.

"Bangun!"Ujar ava tegas.

"Eh ada mommy,apa mom?"Tanya ryan polos,ingin sekali ava menggeplak wajah polos suaminya itu,tapi ia masih takut dosa dong malah nanti juga suaminya jadi jelek kan ngga bagus.

"Bangun suamiku tercinta"Ucap ava lembut,ryanpun bangun sambil duduk,ava menghela nafas kasar kemudian teriak membuat vannya dan ryan menutup telinganya.

"Kamu tuh ya,kamar anak sendiri kok kaya kapal pecah gini,beresin ngga?Pokoknya aku ngga mau tau kamu harus beresin semua ini"Hardik ava tegas sambil teriak.

"Ih telinga vanya sakit denger mom teriak"Ujar vanya sambil melepas tangannya yang tadi sempat menutupi telingannya.

"Eh maaf sayang,abisnya daddy kamu ngeselin banget sih,ayo cari daddy baru aja yang lebih tampan"Ucap ava sambil menggenggam tangan putrinya menuju ke arah pintu,ryan menganga ditempatnya,tapi ketika suara pintu tertutup sedikit kencang membuat ryan tersadar dan langsung memekik.

Brakk

"Astaga ava,jangan cari daddy baru lagi,itu anak kita masih kecil ava!Belum juga buat adik buat si vanya!"Pekik ryan keras kemudian langsung membereskan kamar vanya,memang vanya dilatih untuk tidur sendiri.

Ava yang mendengar pekikkan ryan terkekeh,ah suaminya yang bisa membuatnya tertawa,bahkan vanya sudah terbahak.

"Va daddy kamu kenapa sih,buat mommy pusing aja"ujar ava sambil memijit keningnya pelan,vanya terkekeh kemudian menuntun mommynya ke arah ruang tv.

"Mom,mau nonton yang kembar botak juga lucu gitu"Ucap vanya sambil menyodorkan remot keaarah ava dengan muka menggemaskan.

"Anak mommy ih gemesin banget sih"Uvap ava sambil mencubit pipi chubby vanya.

Vanya cemberut dan bersedekap dada.

"Ish sakit tau mom"Ucap vanya kesal.Tapi yang dilihat ava malah membuatnya tertawa,muka vanya yang begitu menggemaskan,pipi yang ia kembungkan sehingga lebih besar,pipi yang memerah dan poni yang menambah kesan imut.

"Hahaha kamu tuh ya,masih kecil udah pinter banget"Ucap ava sambil menarik tangan putrinya dengan lembut dan mendudukannya disampingnya.

Tangan ava meraih remot yang tadi ia letakan dimeja depannya,menekan tombol untuk menghidupkan tv,kemudian menekan dua digit nomor untuk mengganti film kesayangan putrinya.

Merekapun duduk sambil bercanda,memang terlihat harmonis.

Ryan turun dengan keringat didahinya,kemudian duduk disebelah ava dengan menyenderkan kepalanya dibahu ava.

Ava hanya diam sembari tangannya mengelus rambut ryan pelan,sedangkan vanya sudah tiduran dipaha ava.Sesekali juga tangan kiri ava mengelus rambut putrinya.

"Va?"Panggil ryan pelan.

"Hmm"Jawab ava.

"Iiihh va"Panggil ryan lagi sambil merengek.

Vanya yang mendengar rengekan daddynya langsung berucap"Bisik daddy,vanya lagi nonton si kembar"Ujar vanya membuat ava terkekeh sedangkan ryan cemberut.

"Ih vanyamah ngga setia sama daddy"Ucap ryan sambil memandang wajah vanya.

Vanya duduk kemudian berdiri dan langsung memeluk ryan,reflek ryan langsung mendekap tubuh vanya dengan sayang,takut ia jatuh juga.

"Setia kok sama daddy,tapi lebih setia sama mommy,kata mommy daddy itu ngga setia"Ucap vanya polos,ryan sontak menatap ava yang nyengir.

"Kamu cerita apa saja sama anak kita va"Ucap ryan sambil memandang wajah ava.

"Hehehe lagian kan dulu kamu ngga setia sama aku"Ucap ava polos.

Ryan hanya memutar bola mata malas,ava ternyata masih ingat masa lalunya-batin ryan.

Ryan hanya mengehela nafas pelan,ava terkekeh melihat suaminya begitu suntuk.

Sedangkan vanya hanya mendengarkan obrolan orang tuanya sembari matanya tetap fokus ke tv.

"Vanya mau ngga kita pergi ke jepang?"Tanya ava sambil memandang wajah vanya.

"Jepang?"Tanya vanya bingung.

"Iya jepang sayang,yanga ada bunga sakura ituloh yang cantik kaya vanya"Ujar ryan menimpali ucapan ava.

"Yey mau daddy mau"Pekik vanya riang sambil bangkit dari duduknya dan berjoged.

"Yan,bener mau ke jepang?"Tanya ava kepada ryan.

"Bener sayang,nanti aku yang beliin tiket dan kita liburan ke jepang,buat vanya menambah ilmu disana,lagian kerjaan aku bisa diurusin oleh tangan kanan aku"Ucap ryan dengan lembut dan matanya memandang vanya yang masih berjoged.

"Vanya sudah sudah nanti kamu cape"Ujar ava memperingatkan vanya,vanya langsung berhenti bejoged kemudian mendudukan dirinya dipangkuan ava.

Ryan,ava,dan vanya,keluarga yang terasa harmonis walaupun awalnya ava sempat mengalami rintangan bertubi tubi,tapi itu tak menyurutkan semangatnya.

Merekapun bercanda sambil menonton tv,kehadiran vanya membuat hidup ava dan ryan menjadi lebih bahagia,entah apa yang akan mereka alami kedepannya,tapi jangan sampai membuat mereka putus harapan.

Keluarga harmonis dengan sejuta kebahagiaan tersendiri membuat orang yang melihatnya merasa iri dan ingin memiliki keluarga kecil seperti ava dan ryan.

Ending_

Yeyyy alhamdulillah udah end,selesai juga ini cerita.jangan lupa vote n coment.

Makasih juga yang udah mau baca cerita aku yang rada acak gini,makasih para readers....ciahh😂,makasih deh pokoknya yang udah kasih vote.

Intinya makasih banyak.Jangan pada kangen sama ava dan ryan yak,wkwkwk.

Jangan lupa juga yuk follow ig aku:fanyhida29.Siapa tau buat nambah" teman❤

Ava Dan Ryan(Completed✔)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang