Part 28

4.6K 118 5
                                        

•••••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

•••••

Sinar mentari mulai membangunkan seorang wanita yang sedang terlelap.

"Hoaammm"Ava menguap pelan sambil merentangkan tangannya.

Ava kemudian beranjak ke kamar mandi,tapi sebelum itu,tak lupa ia mengecup pipi ryan yang masih tidur.

Setelah mandi seperti biasa,ava menyiapkan semua keperluan ryan dan dirinya sendiri.Membuat sarapan sederhana tetapi mampu disukai oleh suaminya.

Ryan tersenyum kala melihat ava sedang memasak didapur.Ryan turun dari tangga ketika dirinya sudah berpakaian rapi.Tangannya ia lingkarkan diperut ava,dagunya ia taroh dipundak ava.

Suasana seperti inilah yang membuat mereka merasa nyaman,ava yang merasa tak keberatan kala ryan sesekali menghirup aroma tubuhnya yang membuat terasa nyaman dan lebih hangat.

Sarapan sudah selesai,mereka memakan dengan diam karena diajarkan tidak berbicara ketika makan.

Setelah selesai,seperti biasa juga ava dan ryan sama sama melakukan aktivitasnya.Ryan yang pergi ke kantor dan ava yang pergi kuliah.

"Nanti kalo ada apa apa telfon aku ya"Ucap ryan sambil mengecup kening ava.

Ava hanya mengangguk dan tersenyum,kemudian mencium pipi kiri ryan.

Mobil melaju dikemacetan pagi hari dengan iringan lambaian tangan ava.

Ava kemudian berbalik,berjalan dikoridor yang sudah mulai ramai oleh murid murid yang berlalu lalang.

Langkahnya tiba tiba terhenti ketika ada tangan yang mencekal tangannya.

"Eh"Kaget ava,kemudian menolehkan kepalanya ke arah si punya tangan tersebut.

"Huft kirain siapa"Ucap ava sambil mengehela nafas pelan.

"Hehe sorry,eh va nanti siang kamu mau temenin aku ke cafe RZ ga?"Ucap vano,ya pria itu adalah Devano,teman fakultas hukum ava.

"Emm gimana ya,aku juga sebenarnya ada belajar kelompok ntar"Ucap ava sambil berpikir.

Dengan semangat vano berucap"Yaudah nanti kita bareng aja".

"Okedeh kalo begitu"Ucap ava menyetujui.

Skip

Sepulang sekolah merekapun pergi ke cafe.Ya mereka,ada ava,panji,riri,dan vano,iya vano.Katanya vano pengin gabung aja.

"Siapa itu va yang ada didekat kamu?"Tunjuk panji ke arah vano.

Baru saja ava mau mengucapkan tiba tiba ucapannya terpotong dulu oleh vano.

"Salam kenal,aku vano dari fakultas hukum"Ucap vano memperkenalkan dirinya ke panji.

"Ah iya,salam kenal juga,aku panji dan ini disebelahku riri"Ucap panji memperkenalkan dirinya dan riri.

Riri hanya tersenyum dan mengangguk.

Merekapun akhirnya ngobrol sambil belajar.Kini acara belajar sudah selesai,panji memutuskan untuk bermain truth or dare.

Mereka setuju,panji mengeluarkan botol kosong.Botol itu mengarah ke arah ava.

"Nah ava,truth or dare?"Tanya panji.

"Dare"Ucap ava singkat.

Panji tersenyum misterius membuat ava dan yang lain betgidik ngeri.

Jika diliat liat ava sama vano cocok-batin panji.

"Karena kamu pilih dare,kamu harus mencium bibir vano"Ucap panji dengan semangat.

Sedangkan vano dan ava sontak melototkan matanya.

"What the hell !kamu gila kali ya,ngga mau pokoknya ganti!"Ucap ava emosi,yaiyalah emosi orang dia udah punya suami,eh temen temennya kan ngga ada yang tau ava udah menikah.

Riri mengangguk mengiyakan tantangan dari panji.

"Lah kan kamu tadi yang memilih dare,ngga bisa gitu dong"Ucap panji.

"Udah va,turutin aja"Ucap vano,vano memang memendam rasa kepada ava sejak pertama dia bertemu.

"Ish ngga mau"Ucap ava ngambek.

"Udahlah va,lagian kamu dan vano cocok kok"Ucap riri ikut menimpali ucapan vano.

"Hem,oke oke,aku akan lakuin.Puas kalian"Ketus ava.

Mereka tertawa,sedangkan vano sudah lebih dulu memejamkan matanya.

Ava belum berani,hingga lama kelamaan entah keberanian darimana ava mulai mencium sekilas bibir vano.Semua yang disitu tersenyum bahagia.

Akhirnya mereka bermain secara bergantian hingga selesai.

Tanpa disadari ada orang yang foto ava sedang mencium vano.

"Tunggu saja,gue ngga akan buat lo bahagia"Ucap orang tersebut dengan memandang wajah ava.

Jangan lupa vote n coment.

Ava Dan Ryan(Completed✔)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang