Chapter 14

474 65 41
                                        

Dunia Lain?

Blue R

Chapter 14

"Tuyul?"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.


Saat ini keadaan gue bener-bener ambigu, gue jadi merasa menjadi tokoh antagonis di film horror atau film psychopath. Soalnya gue sekarang lagi nyeret-nyeret POTONGAN TUBUH MANUSIA!

Kepala gue pening, gue pengen pingsan dari awal gue nolongin jin yang entah kenapa tubuhnya bisa kepisah-pisah kaya gini, gue beneran merasa jadi sebagai penjahat sekarang. Gusti.. gue gak dosa kan ngelakuin ini? Lagian gue berniat buat nolongin kok, sumpah.

Gue ngedeketin sosok tubuh yang belum sempurna, karena tangan kiri dan kedua kakinya masih belum gue temuin, dan yang lagi gue bawa adalah kaki kirinya.

"Woi bro!" Panggil sosok itu sambil melambai-lambaikan tangan kanannya, "lo kok lama bener sih?"

Gue langsung mengambil tempat duduk di sebelah nya, "eh kutu kupret! Emangnya gampang nyari potongan tubuh di tempat seluas ini?" Ucap gue sedikit melotot kearahnya.

"Yakan gue juga ngebantuin lo nunjukin di mana letak potongan tubuh gue" Ucapnya enteng

Pengen rasanya gue jambak rambutnya sampai dia botak kalo bisa, tapi sayang gue gak mungkin ngelakuin itu, nanti yang ada dia gak jadi ngebantuin gue lagi, kan bisa berabe.

Kaki kiri yang gue pegang langsung gue kasih ke dia, dan dia pun langsung masangin ke tempat dimana seharusnya kaki itu berada.

Dalam sebuah keajaiban yang gak pernah gue tau itu sihir atau apaan, kaki itu bisa nempel lagi di tubuhnya seakan-akan gak pernah copot dari tempatnya.

"Sip, sekarang lo coba cari tangan kiri gue di sebelah sana" Ucapnya sambil menunjuk satu arah

"Oke"

Pas gue baru aja bangkit dari duduk dia langsung megang tangan gue. Gue natap dia dengan alis mengerut.

"Kenapa?" Tanya gue.

Dia gak jawab, matanya diam lurus kedepan tanpa berkedip.

Oke, itu ngebuat gue langsung merinding ngeliatnya.

"Heh, lo kenapa?" Tanya gue lagi.

Akhirnya dia natap kearah gue dengan mata yang membulat.

"Nama lo siapa?" Tanyanya pelan

Etdah gue kira dia kenapa, ternyata dia cuma mau nanya nama gue.

"Nama gue Reza"

"Oh oke, btw gue belum tau mau apa lo datang ke sini?" Tanyanya masih dengan suara pelan.

Dunia Lain?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang