Dunia Lain?
Blue R
Chapter 30
"Nginep"
.
.
.
.
.
Sekarang anak-anak di kelas gue lagi pada ngediskusiin tentang rekaman syuting yang waktu itu.
"Kunti yang ngegantiin Rangga kan hilang, jadi pas di videonya Yoga kaya orang gila," ucap Krisna.
"Kok gue doang sih? Kan gue gak sendirian disana," ucap Yoga gak terima cuma namanya doang yang disebut.
"Ya pokoknya video terakhir tu jadi gagal."
"Terus mau gimana dong?" tanya Tia.
Semua anak terdiam sambil menatap kearah sang ketua kelas dengan raut muka campur aduk.
"Ya berarti kita potong aja," ucapnya.
"Tapi kan kalo kita potong adegan itu secara tidak langsung videonya gak bener-bener tamat," ucap Arif.
"Terus mau gimana lagi?" tanya Krisna.
Semua anak berdiskusi dengan serius di depan kelas, sedangkan gue, Rangga, dan Galang yang gak ikut nimbrung duduk di bangku belakang cuma memperhatikan suasana kelas yang makin ricuh cuma gegara penampakan kuntinya hilang di dalam video.
"Jadi sebelum gue pindah kesini kalian buat video untuk ngerayain ulang tahun sekolah?"
Gue ngangguk, "iya dan masalahnya ada kejadian gak terduga pas kita syuting waktu itu."
"Kejadian tak terduga?"
"Saat itu Rangga gak bisa datang yang harusnya dia jadi salah satu kunti, dan tiba-tiba posisinya digantiin sama kunti asli."
Galang langsung natap gue, "kunti asli?"
Gue ngangguk lagi, "iya."
"Gue juga gak pernah nyangka bakal jadi kaya gitu," ucap Rangga sambil ngemil keripik singkong.
"Terus penampakan kuntinya gak ada di video?"
"Iya, makanya jadi pada ribut kaya gini."
Galang berdiri dan menghampiri anak-anak, gue gak tau dia mau ngapain, tapi kali ini Galang jalan tanpa bantuan tongkat seperti biasa karena katanya dia udah cukup kuat buat jalan.
"Hei kalian," panggil Galang.
Tapi anak-anak gak menggubris panggilan Galang dan masih berdiskusi dengan ramai.
"Itu gampang lah tinggal kita edit aja biar ada kuntinya, beres kan?" ucap Bagas.
"Tapi kalo di edit nanti jadi gak bagus," ucap Bery.
"Yaudah biarin aja gak perlu diapa-apain, gitu aja kok repot," ucap Friska.
"Ya gak bisa gitu dong Friska," ucap Krisna.
"Ya habisnya.."
Sebelum Friska sempat nyelesain kata-katanya Galang yang sedari tadi berdiri di belakang mereka sudah kesal karena terabaikan.
"WOIII!!!" teriak Galang gak santei.
Teriakan Galang berhasil mencuri perhatian mereka, bahkan sampe ngebuat Bagas terlatah latah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dunia Lain?
FantasySebenarnya gue cuma anak SMP kelas 2 biasa, tapi setelah gue mimpi aneh kehidupan gue berubah dengan drastis. Gak tahu kenapa hal ini nimpa ke kehidupan gue yang damai dan tentram, jadi amburadul gak beraturan cuma gara-gara mimpi!! Kalo kalian pena...
