Gue seneng banget ada yang komen trus yang vote 20 an lebih dalam dua hari. Wagelaseh makasih ya💕
***
SELAMAT MEMBACA KISAH TROUBLEMAKER
***
~aku selalu menjadi buruk dimatamu~
***
Tubuh neisyla menegang. Demi tuhan ia tak bermaksud begitu. Niat neisyla baik ingin mendorong fanny ke samping agar pisau yang berada di lehernya tak mengenai nya. Tapi naasnya ia tak melihat ternyata terdapat pisau di sebelah kiri pinggang fanny.
Masih dengan kondisi menegang neisyla menatap kosong kearah tubuh Fanny yang tergeletak berdarah tepat di samping kakinya.
"LO BEGO APA GIMANA. FANNY BERDARAH TOLONGIN BANGSAT"
Neisyla tersadar dari lamunannya setelah mendengar pekikan fara yang nyaring di dalam ruangan senyap tersebut.
"S-sorry"ujar neisyla lalu berlari keluar dari ruangan nathan hanya untuk mencari ketenangan.
Tetapi sebelum sepenuhnya keluar neisyla sempat mendengar ucapan nathan yang begitu kecil tetapi menyayat hati.
Gue kecewa-
"Lo bego nes, bego, kenapa bisa jadi gitu?, Gue bego, kenapa harus dia? Dia yang jelas-jelas membawa Lo ke masalah yang lebih rumit, kenapa? Kenapa? Kenapa gak gue aja?gue gak tahan hidup, gue pengen pergi, pergi untuk selamanya, dan mungkin itu adalah jalan terbaik, ya terbaik untuk mereka semua yang telah gue kecewakan, arghh"gumam neisyla dengan memukul-mukuli kepalanya.
"Argh, ini gak seperti yang fanny rasain, gue harus rasain apa yang fanny rasain, ya gue harus sakit supaya tau rasa yang fanny rasain" neisyla terus berbicara dengan sendirinya walaupun orang-orang melihat aneh kearahnya.
Gue harus pergi
***
"NEISYLA HILANG, KALIAN KETERLALUAN TAU GAK, GUE TAU NEISYLA KAYAK GIMANA, GAK MUNGKIN DIA RELA NYELAKAIN ORANG, GUE GAK NYANGKA KALIAN SEGITUNYA"
"BRENGSEK" lanjut Alex dengan emosi yang meluap-luap. Sungguh mereka tak mengerti apa yang kini Alex rasakan. Demi tuhan mereka tak akan pernah mengerti apa yang ia rasakan.
"Ya bagus dong. Itukan salah dia" sahut nayla dengan santai nya sembari memakan anggur yang berada di atas nakas.
"Biarin Al. Bener kata Nayla. Itu salah dia. Biarin dia introspeksi diri dulu. Entar paling balik lagi" ujar erick.
"Bang Lo Abang nya bukan sih? Ini neisyla bang! Adik Lo satu-satunya! Dan kalau juga baru beberapa jam ilang itu gapapa. Ini udah dua hari bang! DUA HARI! ngerti gak sih" bentak Alex menatap tajam kearah erick yang terlihat santai-santai saja.
"Dia bukan lagi anak kecil yang bakal ilang kalau gak di jagain Al. Dia udah 18 al. Bukan bocah 5 tahun lagi"
"Terserah bang, terserah kalian semua, dan gue bilangin buat yang terakhir kalinya, neisyla ilang, see? Kalian sama sekali gak peduli, kalian manusia gak punya hati tau gak" bentak Alex.
KAMU SEDANG MEMBACA
NEISYLA {COMPLETED}
Ficção AdolescenteLAPAK INI MASIH DALAM PROSES REVISI, YANG INGIN MEMBACA HARAP SABAR, JIKA TIDAK BERSABAR SILAHKAN MENCARI CERITA YANG SUDAH BERSIH DARI TYPO DAN ALUR YANG JELAS, SEKIAN. {Direvisi sesuai mood} ___________ Aku suka dia, dia suka yang lain, yang lai...
