~Happy reading~
***
SELAMAT MEMBACA KISAH TROUBLEMAKER
***
~Sedih itu manusiawi, bahagia itu tipuanwi~
***
Alex mondar-mandir tak jelas sedari jam istirahat kedua berbunyi. Bagaimana tidak, neisyla yang izinnya ke toilet satu jam lalu sampai sekarang belum kembali. Itu membuat alex dag-dig-dug tak karuan.
Sesekali alex melirik arloji di pergelangan tangannya sembari menghela nafas berat. Ini sudah tak bisa dibiarkan. Dengan cekatan Alex berlari menuju toilet wanita. Persetan dengan peraturan lelaki tak boleh memasuki toilet wanita itu urusan belakangan. Yang terpenting adalah neisyla ditemukan. Ia sudah cukup kehilangan neisyla sekali tak usah kembali kehilangan untuk kedua kalinya.
Beberapa kali alex menyenggol orang dan tidak sedikit juga orang-orang tersebut jatuh tersungkur di lantai. Tapi Alex tetaplah Alex. Alex si manusia dingin dan acuh terhadap keadaan dan sekitar membuat setiap orang yang di senggol nya hanya bisa mengelus dada sabar.
Bruk
Suara pintu yang terbuka paksa membuat beberapa gadis didalam toilet menoleh kearahnya. Dan bisa di hitung, detik selanjutnya pekikan para gadis-gadis alay mengalun lembut bagai auman serigala dimalam hari.
"Aaaaaaa-- keluar gak Lo?"
"Brengsek!"
"Nyari mati ni orang"
"Mamaaa.. ada yang ngintipin aku Huaa..."
"Pergi Lo brengsek!"
"Eh anjing! Keluar gak Lo, sebelum gue teriak manggil orang-orang"
Alex memandangi datar ke arah mereka yang berteriak alay dan memandang tajam ke satu orang gadis yang tak berkutik tetapi tersenyum lebar menampilkan cenggingiran khasnya. Dia neisyla gadis yang membuatnya terpaksa harus masuk ke dalam kandang serigala buas tersebut.
Dengan kesal alex menarik pergelangan tangan neisyla lalu membawanya keluar dari ruangan serigala buas untuk diinterogasi.
***
"Beb kok kamu dari tadi ngelamun mulu, ada apa? Cerita coba"ujar fanny sambil tersenyum manis.
Nathan tersenyum "Gak ada"
"Yaudah aku gak maksa"
"Kamu mau ikut gak?"Nathan menyelipkan anak rambut Fanny ke atas daun telinganya.
"Ke mana?"
"Syukuran tujuh bulan Tante aku"
Fanny menoleh "Yasinan dong?"
"Iya dong, mau gak? Ntar aku jemput deh"ujar Nathan.
"Aku ada acara gitu bareng keluarga, gak enak kalau di tinggalin, sorry"ujar fanny tak enak hati.
"Gapapa aku ngerti kok"
Fanny tersenyum lebar, inilah yang ia suka dari nathan. Tak pernah memaksakan kehendak dan selalu mengerti dirinya.
***
"So? Kali ini apa alasan kamu?"
Neisyla tersenyum kaku sembari menggaruk pelipisnya. Inilah yang neisyla takutkan, alex akan tau.
Sebenarnya neisyla sedikit bingung saat alex berbicara menggunakan aku-kamu tapi ya sudahlah mungkin itu salah satu sifat Alex yang suka menggonta-ganti gaya bicara. Kadang aku-kamu dan terkadang lo-gue.
KAMU SEDANG MEMBACA
NEISYLA {COMPLETED}
Teen FictionLAPAK INI MASIH DALAM PROSES REVISI, YANG INGIN MEMBACA HARAP SABAR, JIKA TIDAK BERSABAR SILAHKAN MENCARI CERITA YANG SUDAH BERSIH DARI TYPO DAN ALUR YANG JELAS, SEKIAN. {Direvisi sesuai mood} ___________ Aku suka dia, dia suka yang lain, yang lai...
